Berita Jember Hari Ini
492 Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang, 1726 Warga Jember Terdampak
Sebanyak 492 rumah tergenang dan 1.726 jiwa terdampak banjir bandang di Jember.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: isy
Gubernur mendatangi Perumahan BMP, dan dapur umum di Kantor Kecamatan Kaliwates.
Gubernur Khofifah didampingi Bupati Jember Hendy Siswanto, Forkompinda Jember, Kepala BPBD Jember Sigit Akbari, Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa, Bakorwil Jember Imam Hidayat, dan Kadis PU SDA Pemprov Jatim Isa Anshori, juga jajaran Forkompimda Jember.
Kepada wartawan, Khofifah menyampaikan kehadirannya di Jember untuk mengidentifikasi dan menyiapkan segala kebutuhan warga yang perlu diperbaiki.
Apalagi, setiap surutnya banjir maka ada turunan bawaaan pasca banjir seperti material batu, pasir dan lumpur yang harus segera dibersihkan.
Untuk itu, Damkar harus disiapkan guna mendukung proses pembersihan dari endapan lumpur maupun material yang ada.
Khofifah juga mengapresiasi kerja sama dan gotong royong antara TNI-Polri, relawan bersama warga dalam menangani banjir.
"Saya menyampaikan rasa terima kasih atas bentuk kegotong royongan dan saling membantu meringankan beban warga terdampak akibat lumpur yang masuk ke rumah warga juga area jalan akses perumahan terdampak. Warga juga bergotong royong membersihkan," ujarnya.
Khofifah juga kembali mengingatkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang fenomena LaNina dan ancaman bencana hidrometeorologi.
"Kebetulan di Perumahan Bumi Mangli Permai ini terjadi banjir bandang dan banyak rumah yang rusak. Infrastruktur jalan yang rusak nanti kami bantu, sedangkan Pemkab membantu pembersihan supaya cepat selesai," tegasnya.
Seusai meninjau BMP, Khofifah meninjau Sungai Semangir.
Sungai Semangir merupakan sungai yang kerap meluap, dan menggenangi beberapa titik di Kecamatan Kaliwates.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/banjir-mangli-kaliwates-jember.jpg)