Berita Batu Hari Ini

Serapan Anggaran 2021 Kota Batu Menyisakan SILPA Rp 233 Miliar

Belanja daerah Kota Batu yang dianggarkan Rp 1,1 triliun pada 2021 terealisasi 84,28 persen atau Rp 980 miliar.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Belanja daerah Kota Batu yang dianggarkan Rp 1,1 triliun pada 2021 terealisasi 84,28 persen atau Rp 980 miliar.

Masih ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebanyak Rp 233 miliar.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat ditemui di Balaikota Among Tani mengatakan akan lebih menekan kedinasan agar serapannya tinggi pada 2022 ini.

“Ke depannya agar tak lagi terjadi SILPA, kami berharap para OPD lebih aktif lagi menyerap anggaran,” ujarnya.

Nilai itu berbanding terbalik dengan realisasi pendapatan daerah Kota Batu pada 2021. Jumlah yang terealisasi sebanyak 105,67 persen dari target pendapatan sebesar Rp 899 miliar.

Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi 100,49 persen atau Rp 144 miliar dari target Rp 143 miliar.

Punjul menjelaskan lebih jauh, pendapatan dari sektor pajak daerah memperoleh Rp 120 miliar dari target Rp 119 persen.

Persentasenya sebanyak 101.2 persen. Sedangkan pendapatan dari sektor retribusi hanya terealisasi 78 persen.

Sektor retribusi menjadi catatan tersendiri, terutama untuk realisasi di 2022.

“Utamanya pendapatan retribusi dari sektor perparkiran di tepian jalan umum,” ujar Punjul.

Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu 2021 dari retribusi parkir dipastikan gagal.

Dari target Rp 8.5 miliar, yang terealisasi tidak mencapai RP 1 miliar.

Target PAD Kota Batu pada 2022 yakni Rp 201 miliar.

Sebab itu, perlu dilakukan berbagai inovasi agar target tersebut terealisasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved