Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Butuh Rp 10 Miliar untuk Jaringan Listrik Tanam di Kayutangan, Pemkot Malang Berharap pada PLN

Jaringan listrik bawah tanah yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Malang di Kayutangan Heritage membutuhkan anggaran sekitar Rp 10 Miliar.

Pemkot Malang
Pemkot Malang butuh dana sekitar Rp 10 miliar untuk merapikan dan menurunkan kabel semrawut di kawasan wisata Kayutangan Heritage. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Jaringan listrik bawah tanah yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Malang di Kayutangan Heritage membutuhkan anggaran sekitar Rp 10 Miliar.

Biaya tersebut ternyata belum dianggarkan oleh Pemerintah Kota Malang dan belum menjadi prioritas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dari dulu dengan PLN terkait jaringan listrik bawah tanah di Kayutangan Heritage.

"Untuk PLN, dulu sudah dikomunikasikan dan katanya tidak ada anggaran. Total membutuhkan Rp 10 Miliar untuk menata kabel PLN," ucap Diah.

Dengan anggaran sebesar itu, dan Pemkot Malang berharap penuh pada PLN agar bersedia dalam menganggarkan pembiayaan jaringan listrik bawah tanah.

Pemkot Malang juga belum menganggarkan untuk pembiayaan jaringan listrik bawah tanah yang nantinya menggunakan sistem ducting itu.

"Harapan saya PLN bersedia menganggarkan. Karena di 2022 ini memang belum dianggarkan," ujarnya.

Dilihat di koridor Kayutangan Heritage, tidak hanya kabel listrik PLN yang menghiasi sepanjang jalan Basuki Rahmad.

Tetapi juga ada sejumlah kabel dari Telkom dan provider lain seperti jaringan WiFi yang malang melintang.

Maka dari itu, Pemkot Malang akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan provider lain, sebelum penataan jaringan listrik bawah tanah dilakukan.

"Nanti akan kami kumpulkan dulu untuk komunikasi kepada provider lain. Dan saya berpikir nunggu zona III biar selesai dulu, setelah itu baru menata kabel ke ducting," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved