Berita Viral
Curii Kotak Amal, Remaja Ini Dihukum Dimandikan Seperti Mayat, Tuai Kecaman Netizen
Imam masjid yang diketahui bernama Muhd Mohsin Nordin berniat memberikan efek jera kepada pelaku pencurian.
SURYAMALANG.COM - Seorang remaja yang ditangkap karena mencuri kotak amal dihukum dimandikan layaknya memandikan mayat.
Kisah remaja bernama Daniel Iskandar (19) ini viral di media sosial karena hukuman dari aksinya mencuri kotak amal masjid dinilai tak lazim.
Usai mencuri remaja itu lantas digelandang ke kamar jenazah.
Imam masjid yang diketahui bernama Muhd Mohsin Nordin berniat memberikan efek jera kepada pelaku pencurian.
Tak cukup sampai di situ, ia juga merekam momen ketika memandikan remaja pelaku pencuiran.
Remaja itu terlihat menangis dan menyesali perbuatannya.
Terlihat juga remaja ini mencoba bangun, tetapi dia kemudian ditahan oleh sekelompok warga dan imam mulai memukuli kepalanya dengan selang.
Mereka kemudian menutupi kepala pemuda itu dengan kain dan terus menyiksanya.
“Ya, imam kami sedang memandikan – bukan mayat, tapi mayat masa depan”, kata orang yang merekam kejadian itu.
Banyak warganet yang juga ikut berkomentar.
Termasuk salah satu yang mengatakan ini adalah sebuah siksaan ala perang bernama "waterboarding".
Tuai Kecaman Berbagai Pihak
Dilansir TribunSolo.com dari Harian Metro, Minggu (16/1/2022), setelah video itu viral, komentar kecaman lantas muncul dari berbagai pihak di Malaysia.
Persatuan Pengacara Muslim Malaysia (PPMM) pun bakal memberikan bantuan hukum kepada Daniel.
Sementara itu Menteri Agama Malaysia, Idris Ahmad juga mengatakan, meski tindakan mencuri dengan alasan apapun dilarang oleh agama, masyarakat tidak boleh bertindak sendiri.
Menurutnya, mencuri dengan alasan apapun merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam dan pelanggarnya harus diadili secara adil.
“Tindakan masyarakat termasuk manajemen masjid untuk mengambil tindakan dan menghukum diri sendiri terhadap para tersangka tidak beralasan.
“Hal-hal seperti ini harus diserahkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti,” katanya dalam keterangan media.
Hal itu dikatakannya saat mengomentari video viral yang memperlihatkan seorang remaja dimandikan seperti mayat setelah ditangkap karena mencoba mencuri kotak amal masjid.
Idris berpesan kepada masyarakat, termasuk pengurus masjid, untuk tidak terjebak dalam sentimen tertentu atau mencoba melakukan tindakan sendiri sehingga menimbulkan penyiksaan terhadap tersangka.
Menurutnya, tindakan memotret tersangka untuk tujuan sosialisasi kepada publik merupakan hal yang sangat tidak pantas.
“Semoga ini menjadi pelajaran dan pelajaran bagi kita semua untuk berbuat baik kepada masyarakat di sekitar kita,” ujarnya.
Imam Minta Maaf
Usai videonya viral, Muhd Mohsin Nordin meminta maaf secara terbuka terkait isu viralnya rekaman tersebut.
Ia juga buka suara soal aksinya yang mengundang banyak kritikan dari warganet.
Namun, dia mengaku tidak mengetahui bagaimana video itu bisa menyebar ke media sosial.
Pasalnya, pada awalnya video klip tersebut hanya disimpan sebagai rekaman barang bukti saja. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Viral Remaja Ketahuan Curi Kotak Amal Masjid, Dihukum Dimandikan ala Jenazah, Videonya Tuai Kecaman, https://solo.tribunnews.com/2022/01/16/viral-remaja-ketahuan-curi-kotak-amal-masjid-dihukum-dimandikan-ala-jenazah-videonya-tuai-kecaman?page=3.