Karya Anak Bangsa

Kisah 4 Sekawan Pendiri Aplikasi KASIR PINTAR, Jatuh Bangun dari Nol & Sempat Dipandang Sebelah Mata

Aplikasi Kasir Pintar ini menyediakan fitur free dan berbayar ini tak serta merta langsung bertumbuh pesat seperti sekarang.

Editor: Dyan Rekohadi
Foto Dokumentasi Kasir Pintar
Empat sahabat yang sama-sama berasal dari desa yakni Didit Sepiyanto, Burhan, Nuning Septiana dan Sitti Raisya Fitri yang merupakan para pendiri Kasir Pintar. Mereka merintis bisnis tersebut dari awal dengan penuh perjuangan. 

"Dari situ kami coba perbaiki apa yang dikeluhkan pengguna. Ternyata meski rating jelek, aplikasi ini dipakai juga. Banyak yang membutuhkan. Akhirnya kami perbaiki dan perbaiki sampai akhirnya Kasir Pintar punya jutaan user," papar pria kelahiran Probolinggo daerah dekat Bromo tersebut.

Kasir Pintar sendiri merupakan aplikasi kasir online berbasis android.

Selama ini minimarket atau pihak retail menggunakan metode kasir manual atau membeli kasir berbasis software dengan harga yang cukup mahal.

Dengan aplikasi Kasir Pintar, para pedagang khususnya UMKM bisa memakai aplikasi kasir online ini dengan lebih mudah.

Mereka tak perlu membeli software dengan harga mahal.

"Dengan aplikasi Kasir Pintar ini bisa memudahkan para UMKM yang berjualan. Mereka tak perlu membeli software mahal cukup memanfaatkan aplikasi yang berbasis Android ini," kata Didit.

Aplikasi Kasir Pintar ini menyediakan fitur free dan berbayar ini tak serta merta langsung bertumbuh pesat seperti sekarang.

Para pendirinya membutuhkan kerja keras bersama untuk membuatnya besar dan mampu menjadi ladang penghasilan seperti sekarang.

Burhan, CPO Kasir Pintar menuturkan, di awal berdiri para anggota tim sempat ragu apakah aplikasi Kasir Pintar bisa menjadi besar atau tidak.

Mereka juga sempat mencari investor namun menemui banyak penolakan.

"Di tiga bulan pertama aplikasi ini sama sekali tidak ada subscriber. Belum dipakai. Jalan beberapa bulan kemudian mulai ada yang unduh, meski awalnya rating buruk. Lama kelamaan aplikasi ini justru banyak diminati. Akhir 2018 menargetkan 1000 user dan ternyata berhasil," kata pria asal Blitar tersebut.

Aplikasi kasir pintar pun terus tumbuh dengan 1 juta pengguna saat ini dan digunakan di seluruh Indonesia serta luar negeri seperti Malaysia dan Arab.

Dari awal gaji hanya Rp 1 juta, kini keempatnya bisa merasakan kenaikan gaji menjadi Rp 4 juta per bulan sampai Rp 8 juta per bulan.

Bahkan kini, mereka bisa merasakan omset milyaran rupiah bersama-sama

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved