Berita Kediri Hari Ini
Perajin Tahu Kuning Kediri Pilih Libur dari Aktivitas Produksi
Perajin Tahu Kuning GTT Kabupaten Kediri memilih liburkan aktivitas produksi saat terjadi kenaikan harga kedelai dan penutupan wisata.
Penulis: Farid Farid | Editor: isy
"Biasanya kedelai yang kita habiskan 4 kuintal setiap hari, karena orang wisata tidak ada. Jadi kita turunkan produksinya cuman 2 kuintal, sehari," ungkapnya.
Sementara itu jika kondisi harga kedelai masih tinggi sampai dua hari kedepan.
Gatot mengaku akan tetap memproduksi tahu dengan jumlah yang sedikit.
"Insya allah tetap prduksi, sambil liat kondisi kalau tak laku dijual, kita aktivitas produksi yang penting cukup untuk makan bertahan hidup," pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, dr Tutik Purwaningsih, mengatakan jika kenaikan harga kedelai yang diterimanya pada Sabtu lalu adalah Rp 10.600 per 1 kilogram.
"Kenaikan ini biasanya Rp 10.300 dan Sabtu kemarin adalah Rp 10.600," ujarnya saat ditemui di Kantor Pemkab Kediri Rabu (23/2/2022).
Lanjut Tutik, ia mengetahui jika ada beberapa perajin tahu dan tempe yang memilih untuk berhenti beroperasi.
"Memang ada beberapa perajin kami yang menghentikan produksi. Tetapi jumlahnya tidak signifikan. Kabupaten Kediri sendiri total ada 101 pengerajin baik itu tempe tahu dan stik," jelasnya.
Tutik Purwaningsih yang juga menjabat sebagai PLT Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri menjelaskan, jika kebutuhan Kedelai di Kabupaten Kediri ini mencapai 30 ton per bulan.
"Untuk langkah strategisnya kami senantiasa komunikasi dengan perajin untuk ambil kedelai di distributor. Selama ambilnya di ditsributor dengan harga yang alami kenaikan tidak signifikan maka kami akan infokan ke pengerajin," jelasnya.
Tutik beralasan jika sejauh ini ia mendapat laporan banyak pengerajin tahu dan tempe yang mengambil kedelai di pasar.
"Karena selesihnya hampir Rp 3 ribu antara harga distributor dan yang ada di pasar," terangnya.
Tak hanya itu Tutik mengatakan akan menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait cara menurunkan tingginya harga kedelai.
"Selama saya ada info distributor aman, maka Kabupaten kediri aman. Baru kalau kosong kita akan koordinasi dengan pusat. Kedelai ini kebutuhan dunia bukan nasional lagi. Jadi penanganan kebijakannya ini nanti sama seperti kasus kelangkaan minyak goreng," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/aktivitas-produksi-tahu-kuning-di-rumah-produksi-gtt-tahu-kuning-kediri.jpg)