Berita Blitar Hari Ini
Kisah Petugas Pemadam Kebakaran Blitar Lepas Tindik di Kemaluan Pria
Pria berinisial Mrz (25) mendatangi kantor Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Selasa (1/3/2022) siang.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pria berinisial Mrz (25) mendatangi kantor Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Selasa (1/3/2022) siang.
Pria asal Kecamatan Sutojayan itu mengeluhkan tindik berbentuk cincin yang terpasang di kemaluannya.
"Selama bertugas bertahun-tahun, baru kali ini kami mendapat tugas melepas tindik. Meski dengan perasaan tak karuan, antara geli dan agak deg-degan, alhamdulillah berhasil," ujar Andi Putra Sagita, Kepala UPT Dampar Kabupaten Blitar kepada SURYAMALANG.COM.
Mrz datang sendirian ke kantor Damkar.
"Kami tidak menyangka kalau dia itu punya masalah seperti itu. Kami kira masalah apa, ternyata kami disuruh melapass tindiknya," ungkapnya.
Kemudian petugas membawa Mrz ke kamar.
Petugas berbekal alat gerindra, sentolop, dan air.
Gerindra itu untuk melepas cincin perak (manik) yang menempel di sebelah bawah.
"Kami suruh dia melepas celananya, dan memegangi barangnya sendiri agar tidak goyang," ujarnya.
Kemudian petugas mencari sisi cincin perak yang harus dipotong.
Menurut Andi, cincin itu tidak bisa dilepas karena kuncinya rusak.
Mrz memasang tindik itu hampir tiga tahun lalu.
Cara kerja cicin itu seperti borgol yang bisa dilepas.
"Awalnya dia ingin melepasnya. Namun, tak bisa sehingga kebingungan," paparnya.
Petugas butuh waktu sekitar 30 menit untuk melepas cincin tersebut.