Ramadan 2022

Batas Mandi Junub Ketika Puasa Ramadan Setelah Hubungan Suami Istri, Perhatikan Waktunya

Simak batas mandi junub ketika puasa Ramadan setelah hubungan suami istri, perhatikan waktunya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Canva.com
Ilustrasi dalam artikel batas mandi junub ketika puasa Ramadan setelah hubungan suami istri 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut batas mandi junub ketika puasa Ramadan setelah hubungan suami istri.

Dari pemahaman batas mandi junub ketika puasa Ramadan, suami istri perlu memperhatikan waktu. 

Pasalnya, batas mandi junub ketika puasa Ramadan tidak jauh-jauh dari waktu setelah imsak kendati masih tetap bisa menjalankan puasa. 

Ustad Zulkifli Harza mengatakan, mandi junub disarankan saat salat subuh tiba, namun jika dilaksanakan pada malam hari atau sebelum salat subuh tidak apa-apa. 

"Kalau mandi terakhir salat subuh karena mengalami junub. Sebelum juga boleh. Sudah adzan mandi baru salat subuh juga boleh,"katanya dalam acara Tribun Ramadan, Rabu (21/4/2021).

Mengutip TribunRamadan 'Kapan Waktu Tepat Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri'.

Bagaimana jika belum mandi junub hingga imsak tiba, bisa melanjutkan puasa?

Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Raden Mas Said, Tsalis Muttaqin Lc MS, menjelaskan soal suami istri yang terlanjur tidak mandi besar ketika imsak tiba setelah berhubungan badan karena ketiduran.

Hal tersebut disampaikan dalam tayangan YouTube Tribunnews program Tanya Ustaz yang diunggah pada April 2020.

"Apakah batal puasanya?" ujarnya mengutip TribunRamadan

Raden Mas Said menuturkan, berdasarkan mazhab Imam Syafi'i, hal tersebut tidaklah batal karena hubungan suami istri dilakukan malam hari saat tidak melaksanakan puasa.

Meski begitu, keduanya wajib mandi besar dan kemudian melaksanakan salat subuh.

"Menurut mazhab Imam Syafi'i, puasanya tidak batal."

"Karena terjadinya hubungan seksualitas antara suami istri itu kan terjadi pada malam hari sebelum puasa."

"Tidak batal, tapi dia tetap wajib mandi terus melanjutkan dengan salat subuh," tandasnya. 

  • Hubungan Suami Istri saat Ramadan 

Ada beberapa hal yang perlu dijaga selain menahan lapar dan haus saat puasa yakni marah dan hawa nafsu. 

Termasuk hawa nafsu melakukan hubungan suami istri di siang hari.

Namun, menurut Ustad Zulkifli Harza, saat di malam hari, berhubungan suami istri boleh dilakukan.

Hal ini diterangkan pula dalam Quran surah Al-Baqarah ayat 187, yang berbunyi:

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu." 

Setelahnya harus melakukan mandi junub atau mandi besar untuk membersihkan tubuh.

  • Niat dan Tata Cara Mandi Junub 

Persoalan mandi besar alias mandi junub menjadi penting bagi umat Islam untuk mensucikan diri dari hadas besar setelah berhubungan suami-istri. 

Lalu bagaimana niat dan tata cara mandi junub ini?

Pada dasarnya, niat dan tata cara mandi junub itu hanya dua perkara saja, yakni niat dengan doa tentu saja dan mandi dengan menyiram seluruh anggota badan mulai dari rambut hingga ujung kaki.

Adapun niat mandi junub adalah:

- Bahasa Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

- Bahasa Indonesia:

Nawaitul gusla lirof'il hadatsil akbari minal jinabati fardlon lillahi ta'ala.

Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah ta'ala.”

Dalam kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Ghozali disebutkan dengan cukup sederhana tentang niat dan tata cara mandi junub ini.

Pertama, saat ke kamar mandi ambil air lalu basuhlah tangan kanan terlebih dahulu tiga kali.

Kedua, bersihkan segala kotoran yang dikira menempel di badan.

Ketiga, berwudhu. Wudhu ini seperti lazimnya wudhu pada salat dan doa.

Keempat, mulailah mandi dengan membasuh seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali, bahkan hingga ke lipatan-lipatan tubuh yang mungkin tidak terlihat.

Demikian niat dan tata cara mandi junub, sebagai salah satu prasyarat untuk melakukan ibadah usai berhubungan suami istri.

Semoga Allah merahmati kita semua. Amin. Wallahu a'lam. 

Mengutip KompasTV.com 'Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Usai Berhubungan Suami Istri'.

Ikuti berita waktu terbaik mandi junub, Bulan Ramadan dan tata cara mandi junub lainnya. 

(TribunRamadan/Garudea|Willem/KompasTV| Dedik)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved