Berita Surabaya Hari Ini

Pendaftar SBMPTN 2022 Unair Surabaya 31.000 Peserta, Daya Tampung Cuma 1884 Kuota

Pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Airlangga (Unair) 2022 mencapai 31.000 peserta.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: isy
sulvi sofiana/suryamalang.com
Suasana konferensi pers Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Airlangga (Unair) 2022. 

Berita Surabaya Hari Ini

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Airlangga (Unair) 2022 mencapai 31.000 peserta.

Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih mengungkapkan jumlah ini mengalami peningkatan 13,7 persen dibanding tahun 2021 sekitar 27.000 pendaftar.

"Banyaknya peminat atau pendaftar Unair pada jalur SBMPTN ini tentunya membuat persaingan masuk Unair bertambah. Karena daya tampung yang diterima hanya 1.884 mahasiswa. Maka, keketatannya mencapai 6,06 persen,"ujarnya saat konferensi pers di Unair, Kamis (21/4/2022).

Dari pendaftar SBMPTN, Program Studi Kedokteran merupakan prodi yang paling banyak diminati di bidang saintek, sementara di bidang soshum yang paling banyak diminati yaitu prodi Psikologi.

"Peminat prodi Kedokteran mencapai 3.150 orang. Disusul Farmasi 1.873 peminat, Kesehatan Masyarakat 1.556 peminat, Keperawatan 1.493 peminat dan Kedokteran Gigi 1.431 peminat," ucap guru besar Ilmu Ekonomi dan Bisnis Unair ini.

Sedangkan prodi bidang soshum Unair, peminat terbanyak yaitu Psikologi sebanyak 1.965 orang.

Kemudian Ilmu Hukum 1.652 peminat, Manajemen 1.537 peminat, Ilmu Komunikasi 1.252 peminat serta Akuntansi 936 peminat.

"Dari jumlah peminat tersebut, keketatan tertinggi bidang saintek yakni prodi Kebidanan 4,35 persen, Farmasi 4 persen, Gizi 3,81 persen, Sistem Informasi 3,69 persen dan 2,38 persen," lanjutnya.

Sementara untuk Bidang soshum, prodi Ilmu Hukum 5,45 persen, Ilmu Hubungan Internasional 5,20 persen, Manajemen 4,88 persen, Psikologi 3,66 persen dan Ilmu Komunikasi 3,59 persen.

Untuk yang tidak bisa masuk melalui SBMPTN, Prof Nasih mengungkapkan masih ada peluang jalur masuk melalui seleksi mandiri.

"Seleksi ini dibagi menjadi tiga. Ada gelombang pertama dan kedua bagi pendaftar S1. Ada jalur mandiri khusus bagi D3 dan D4. Yang belum diterima masih bisa seleksi mandiri," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved