Minggu, 19 April 2026

Daftar Aplikasi Azan dan Jadwal Salat yang Diduga Curi Data Pengguna, Ada yang Diunduh 10 Juta Kali

Polda Metro Jaya sempat merilis 11 aplikasi azan dan jadwal salat yang diduga mencuri data pengguna.

Editor: Zainuddin
Pixabay/TheDigitalArtis
ILUSTRASI. 

SURYAMALANG.COM - Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sempat merilis 11 aplikasi azan dan jadwal salat yang diduga mencuri data pengguna.

Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag, M Fuad Nasar minta masyarakat mewaspadai pencurian data pribadi dari aplikasi di Play Store, termasuk aplikasi yang menyalahgunakan konten azan, jadwal salat, dan mengaji.

Menurutnya, masyarakat perlu mewaspadai kejahatan dengan modus tersebut.

"Modus kejahatan cyber bisa dilakukan melalui aplikasi dengan konten apa saja, termasuk konten keagamaan yang dibutuhkan masyarakat."

"Masyarakat harus hati-hati dan waspada," ujar Fuad dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (23/4/2022).

Fuad minta polisi mengusut dan menangkap para pelakunya agar masyarakat terhindar dari kejahatan siber.

"Aplikasi di Play Store yang diduga mencuri data pribadi harus diusut dan ditindak sesuai hukum yang berlaku," imbuhnya.

Fuad mengajak masyarakat mengunduh aplikasi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi, seperti Kemenag atau ormas Islam.

"Masyarakat dapat mengunduh aplikasi azan dan jadwal salat yang dikeluarkan Kemenag, ormas Islam, dan penyedia fitur dakwah digital lainnya yang kredibel dan terpercaya,” ujar Fuad.

Daftar aplikasi yang terindikasi mencuri data pribadi:

1. Speed Camera Radar: 10 juta download.

2. Al Moazin Lite: 10 juta download.

3. WIFI Mouse: 10 juta download.

4. QR & Barcode Scanner: 5 juta download.

5. Qibla Compass - Ramadan 2022: 5 juta download.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved