Mudik Lebaran

Puncak Arus Mudik Penumpang Kereta Api Diprediksi Oleh PT KAI DAOP 8 Terjadi Pada 29 April 2022

Diperkirakan puncak arus mudik penumpang kereta api pada tanggal 29 April 2022, akan ada 17 ribu penumpang KA di Daop 8 Surabaya.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Febrianto Ramadani
Petugas tengah membantu penumpang kereta api mengakses jadwal keberangkatan di Stasiun Gubeng Baru Surabaya, Senin (25/4/2022) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya memperkirakan puncak kenaikan jumlah penumpang kereta api akan terjadi pada hari Jumat, 29 April 2022.

Diperkirakan pada tanggal 29 April itu akan ada 17 ribu penumpang KA di Daop 8 Surabaya.

Sejauh ini, menjelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sekitar 30 ribu penumpang telah bepergian dengan kereta api.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar didominasi penumpang yang pergi ke Jakarta.

Manager Humas KAI DAOP 8 Surabaya, Luqman Arif, memaparkan, puluhan ribu penumpang itu menggunakan Kereta Api Airlangga dari Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Gubeng ke Stasiun Pasar Senen.

"Lalu Kereta Api Gaya Baru ke arah Jakarta, Jember Banyuwangi, Kereta Api Probowangi, dan Kereta Api Sri Tanjung tujuan Banyuwangi, serta Kereta Jayakarta Premium ke arah Pasar Senen," ujarnya, ketika ditemui Senin (25/4/2022).

Lebih lanjut ia menyatakan, guna memenuhi permintaan masyarakat yang cukup tinggi di masa lebaran, pihaknya telah menyiapkan  6 kereta api jarak jauh tambahan.

KA jarak jauh tambahan, selama masa angkutan lebaran mulai dari 22 April sampai tanggal 13 Mei.

"Untuk saat ini penumpang masih 7 sampai 8 ribu, belum ada kenaikan. Kami perkirakan kenaikan 29 April ada 17 ribu penumpang di Daop 8 Surabaya, itu tertinggi," jelasnya. 

"Kemudian kami memprediksi arus balik bakal terjadi antara tanggal 6 sampai tanggal 9 Mei," imbuhnya.

Mengenai syarat bepergian, dirinya menuturkan, sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub nomor 49 2022, bahwa penumpang telah melakukan Vaksinasi Booster tidak diwajibkan menunjukkan Screening Covid 19 PCR atau Antigen.

"Kalau dosis kedua bisa milih Screening Antigen atau PCR. Dosis pertama wajib PCR pengambilan sampel 3x24 jam," bebernya.

"Bagi yang belum vaksin harus ada surat keterangan dari dokter pemerintah atau rumah sakit pemerintah serta PCR pengambilan 3x24 jam sebelum melakukan perjalanan," sambung Luqman.

Disamping itu, kata dia, mulai 22 April sampai 13 Mei seluruh pegawai KAI Daop 8 tidak libur dan tetap siap siaga di posko keberangkatan.

"Pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk bisa mudik dan merayakan lebaran. Namun masyarakat tidak euforia berlebihan karena masih dalam suasana pandemi. Jadi kuncinya patuh prokes agar melaksanakan perjalanan dengan sehat, aman, nyaman, dan terhindar dari paparan virus," tutup Luqman

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved