Berita Arema Hari Ini

Ingat Friksi Arema FC dengan Carlos Fortes ? Kasus Persija Jakarta dengan Marko Simic Lebih Rumit

Friksi atau perselisihan antara pihak klub dengan striker asing andalan yang memilih hengkang kini terjadi antara Persija Jakarta dengan Marko Simic.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
KOLASE - Instagram @carlosfortes99oficial @markosimic_77
Marko Simic dan Carlos Fortes, dua striker tajam di Liga 1 2021 yang memilih hengkag dariklub lama dengan menimbulkan friksi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Masih ingat friksi antara manajemen Arema FC dengan Carlos Fortes yang memutuskan bergabung dengan PSIS Semarang.

Manajemen Arema FC sempat mengeluarkan pernyataan panas terkait sikap Carlos Fortes yang memilih meninggalkan Arema dan bergabung dengan PSIS Semarang di saat durasi kontrak sisa sebulan.

Tapi pernyataan manajemen Arema FC itu langsung dibalas dengan jawaban oleh Carlos Fortes yang membeberkan kronologis perpindahannya.

Friksi atau perselisihan antara pihak klub dengan striker asing andalan yang memilih hengkang kini terjadi antara Persija Jakarta dengan Marko Simic.

Bahkan permasalahan yang melatarbelakangi friksi antara manajemen Persija Jakarta dengan Simic bisa dikatakan lebih pelik dibanding dengan apa yang terjadi antara arema FC dengan Carlos Fortes.

Untuk diketahui, Marko Simic memutuskan untuk meninggalkan Persija Jakarta.

Bukan hanya sekedar meninggalkan klub Ibu Kota, salah satu striker tajam Liga 1 itu juga membuka masalahnya dengan pihak klub Persija terkait gaji yang belum dibayarkan.

Marko Simic mengumumkan keputusannya meninggalkan Persija Jakarta pada Selasa (26/4/2022).

Melalui akun instagram pribadinya (@markosimic_77), ia menyatakan tidak akan membela Persija Jakarta untuk Liga 1 musim depan.

Secara mengejutkan alasan Simic meninggalkan tim Macan Kemayoran adalah karena gaji yang belum dibayarkan selama satu tahun.

Kontrak Simic sendiri masih panjang yakni hingga Januari 2023.

 "Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta."

"Karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun. Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi."

"Momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan indiividu dan rekor yang saya percahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya," tulis Simic.

Masih dalam unggahan tersebut Simic menuliskan alasan kenapa dia sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Seperti diketahui pada Liga 1 musim lalu dia tampil dalam 27 pertandingan dan mencetak 14 gol.

Bahkan, dia tidak bermain dalam tujuh pertandingan terakhir Persija Jakarta.

"Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati, dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih gak, saya pikir kini saya perlu melangkah."

"Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan."

"Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini, beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tidak akan pernah bisa saya terima," urainya.

Simic kemudian mengucapkan salam perpisahan kepada tim Persija Jakarta.

Menurutnya, keputusan ini cukup berat tapi harus diambil.

"Dari lubuk hari terdalam, saya mencintai klub ini, kota ini, saya mencintai kalian semua."

"Kita telah mencatatkan sejarah dan merayakan momen yang tak terlupakan bersama," ujarnya.

Marko Simic merapat ke Persija Jakarta pada tahun 2017.

Pemain asal Kroasia ini sudah tampil dalam 111 pertandingan bersama tim Macan Kemayoran.

Marko Simic menambah panjang daftar striker asing tim Liga 1 2021 yang meninggalkan klubnya jelang kompteisi Liga 1 2022.

Ciro alves, Carlos Fortes, Ezzjjari dan Francisco Torres sudah lebih dulu hengkang dari klub yang dibelanya di musim 2021 lalu.

 

Friksi di Balik Hengkangnya Carlos Fortes dari Arema FC 

Friksi antara manajemen Arema FC dengan Carlos Fortes terjadi ketika secara mengejutkan striker asal Portugal itu diumumkan bergabung dengan PSIS Semarang.

Fortes resmi diperkenalkan sebagai pemain PSIS Semarang, Jumat (1/4/2022).

Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen Arema FC melalui Media Officer, Sudarmaji membuat pernyataan sesaat setelah PSIS Semarang mengumumkan bergabungnya Carlos Fortes .

Usai Fortes diperkenalkan, manajemen Arema FC menuturkan jika kontrak Fortes sejatinya baru akan habis akhir bulan ini tepatnya 30 April.

Manajemen Arema FC menyayangkan keputusan Carlos Fortes yang dinilai menyalahi aturan kerjasama dengan manajemen tim Singo Edan.

Pasalnya dalam kontrak yang sudah disepakati, kontrak Carlos Fortes baru akan habis pada 30 April 2022 mendatang.

"Tentu sangat disayangkan atas apa yang dilakukan oleh Carlos Fortes. Ikatan kerjasama kontrak antara Carlos Fortes dan Arema FC berakhir pada 30 April 2022 mendatang," kata Media officer Arema FC, Sudarmaji, Jumat (1/4/2022).

Melihat hal ini, dipastikan keputusan Fortes bergabung dengan PSIS Semarang, merupakan keputusan sepihak tanpa berunding terlebih dahulu dengan manajemen Arema FC.

“Jika memang ada keinginan pribadi Fortes untuk mengakhiri kontraknya dengan Arema FC, harusnya dibicarakan dengan manajemen klub Arema FC terlebih dahulu," ujarnya.

Sudarmaji menjelaskan saat ini Arema FC tengah dalam masa inventarisasi kebutuhan tim untuk menyambut kompetisi Liga 1 2022 yang rencananya akan digulirkan pada Juli mendatang. 

Melihat rentang waktu tersebut, maka pertengahan April menjadi waktu yang ideal untuk melakukan persiapan tim termasuk perpanjngan kontrak pemain yang dinilai layak dipertahankan musim ini.

“Artinya Arema FC punya opsi priroritas untuk membicarakan masa depan Carlos Fortes. Tentu setelah kompetisi baru saja berakhir, hari ini adalah fase untuk mempersiapkan kebutuhan. Raport dari pelatih akan menjadi pertimbangan di untuk komposisi musim depan," jelasnya.

Tapi pernyataan pihak Arema FC telah dijawab lugas oleh Carlos Fortes.

Pemain yang meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbaik Liga 1 2021 itu rupanya tak ingin statusnya digantung, dan memilih berpindah klub begitu ada tawaran dari klub lain dan setelah kompetisi usai.

Carlos Fortes dengan tegas memberi pernyataan guna menjawab pernyataan pihak manajemen Arema FC yang menyebut dirinya masih terikat kontrak dengan tim Singo Edan.

Tidak tanggung -tanggung Carlos Fortes langsung membeberkan 3 fakta di balik kepindahannya meninggalkan Arema FC ke PSIS Semarang.

Dalam instastory akun Instagram pribadinya, striker yang mencetak 20 gol itu menyampaikan tiga poin klarifikasi.

Menurut Fortes keputusannya gabung PSIS Semarang saat ini tidak melanggar kontrak dan menurutnya itu sah-sah saja karena Arema FC tak ada pembicaraan dengannya soal perpanjangan kontrak musim 2022.

“Pertama, Arema FC tidak pernah menghubungi saya secara langsung untuk memperbarui kontrak saya. Kedua, Dalam tiga bulan terakhir kontrak, saya dapat bernegosiasi dan menandatangani (kontrak) dengan klub lain (hukum FIFA),” tulis Carlos Fortes, Jumat (1/4/2022).

Di poin poin ketiga,Carlos Fortes seolah memberikan jawaban menohok.

Fortes menyebut jika dirinya telah memberitahu soal proposal tawaran dari PSIS padanya pada pihak Arema FC, namun pihak Arema FC tetap tak membuka pembicaraan soal perpanjangan kontrak Fortes.

“Semua direktur, presiden dan pemilik klub diberitahu bahwa saya memiliki proposal dari PSIS dan mereka tidak menghubungi saya."

 "Saya menghormati klub sampai akhir. Saya profesional, saya berjuang untuk klub, saya tidak menolaki jika saya dikatakan  memiliki sikap buruk, karena itu tidak benar. Tapi saya menghargai apa yang sudah Arema lakukan untuk saya,” tutupnya.

 

*Sebagian artikel ini telah tayang di BolaSport.com

>>> Ikuti Update berita Arema FC di Google News SURYAMALANG.COM

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved