Ramadan 2022

Hukum Tidak Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan Meski Mampu, Lengkap Bacaan Niat dalam Bahasa Latin

Inilah hukum tidak membayar zakat fitrah di bulan Ramadan lengkap dengan penjelasannya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Shutterstock via Tribunnews
Ilustrasi Zakat Fitrah dalam artikel hukum tidak membayar zakat di bulan Ramadan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Inilah hukum tidak membayar zakat fitrah di bulan Ramadan lengkap dengan penjelasannya.

Anda juga dapat menyimak bacaan niat membayar zakat fitran dalam tulisan bahasa latin dan terjemahannya di akhir ulasan.

Seperti diketahui menunaikan ibadah membayar zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap individu baik laki-laki maupun perempuan muslim, sesuai syarat-syarat yang ditetapkan.

Besaran zakat fitrah yang harus dibayar di Indonesia adalah menggunakan standar beras 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter beras.

Kewajiban membayar zakat fitrah telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana hadist Ibnu Umar.

Baca juga: Waktu Membayar Zakat Fitrah Ramadan 2022 yang Benar? Ini Bacaan Niat Untuk Sendiri & Keluarga

"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat," HR Bukhari Muslim.

Lantas bagaimana jika orang tersebut mampu namun tak bayar Zakat Fitrah?

Bagi umat Islam yang mampu memenuhi kebutuhannya, wajib membayar zakat fitrah.

Sebaliknya, mereka yang tidak mampu untuk membayar zakat fitrah, maka menjadi pihak yang menerima.

Zakat fitrah harus dikeluarkan setahun sekali pada saat awal bulan Ramadhan hingga batas sebelum salat Idul Fitri.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved