Berita Malang Hari Ini

Ramai Kabar Gadis 15 Tahun di Malang Diduga Diculik, Orangtuanya Diduga Terkena Gendam

Polisi tengah menggali petunjuk untuk mengungkap keberadaan NA, cewek 15 tahun asal Dusun Jamberejo, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Rahadian Bagus
ist/tribunjatim
ilustrasi gendam 

SURYAMALANG.COM|MALANG  - Polisi tengah menggali petunjuk untuk mengungkap keberadaan NA, cewek 15 tahun asal Dusun Jamberejo, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang dikabarkan jadi korban penculikan.

"Masih kami lakukan penyelidikan terhadap korban. Keberadaanya di mana kalau laporannya terkait apa kami sedang dalami arahnya kemana," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi ketika dikonfirmasi.

Donny mengatakan, polisi sebenarnya telah menerima laporan kasus ini sejak Kamis (12/5/2022). Namun hingga kini, polisi belum menetapkan daftar pencarian orang karena belum ada penetapan tersangka.

"Masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk dari keluarga NA. Ya kami terkait mencari keberadaan informasi itu," ungkap Donny.

Di sisi lain, keberadaan Nazwa Aulia (15) warga Dusun Jamberejo, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang tiba-tiba tidak diketahui.

Kepala Desa Ringinkembar, Subaidi menjelaskan keberadaan Nazwa tidak diketahui usai dijemput dua orang laki-laki tak dikenal sejak Kamis (12/5/2022).

"Awalanya kedua orang itu menemui Nasihin (orang tua Nazwa) untuk mempekerjakan Nazwa Aulia sebagai pembantu rumah tangga dengan gaji Rp2,5 juta per bulan," beber Subaidi, Rabu (18/5/2022).

Subaidi mendapat informasi dari Nasihin (27) jika warganya itu seakan terkena hipnotis dari orang tak dikenal tersebut. Nasihin hanya mendapat informasi jika anaknya tersebut terlebih dahulu mengunjungi Perumahan Araya Kota Malang.

"Nasihin bersama istrinya Rokayeh mengatakan seperti terkena gendam, sehingga menyerahkan anaknya begitu saja tanpa menanyakan detail kontrak kerja dan nomor telepon keduanya," ucap Subaidi.

Terakhir, Subaidi menuturkan jika kedua orangtua Nazwa telah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke Polres Malang.

"Semoga laporan ini bisa langsung ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang. Sementara kami akan terus melakukan pengejaran dan pencarian setiap ada informasi yang masuk," tutupnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved