Berita Surabaya Hari Ini

Isi Kuliah di Universitas Surabaya, Ganjar Pranowo Ajak Mahasiswa Melek Literasi Digital

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa Universitas Surabaya untuk melek literasi digital.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: Rahadian Bagus
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan tanya jawab dengan undangan saat menjadi pembicara di Studium Generale 2022-2023 dengan tema "Dinamika Kebangsaan yang Bhinneka, Teknologi, dan Geopolitik Dunia” di Kampus Ubaya Surabaya, Jumat (20/5/2022). 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA – Era teknologi saat ini membuat perkembangan informasi melesat dengan cepat.

Untuk itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa Universitas Surabaya untuk melek literasi digital.

Pasalnya perkembangan informasid an teknologi yang cepat tanpa diimbangi dengan literasi digital akan membuat keresahan dan ketertinggalan.

"Tadi ada keresahan dari mahasiswa tentang dunia digital yang begitu sadis apa yang dilakukan? ya literasi digital " kata Ganjar usai mengisi kuliah tamu bertema "Dinamika Kebangsaan yang Bhinneka Teknologi dan Geopolitik Dunia" itu Jumat (20/5/2022).

Menurutnya jika hari ini tidak mendampingi anak-anak dan tidak mengedukasi tentang literasi digital maka akan membahayakan masa depan. Sebab ruang digital diisi oleh orang yang marah yang bully yang hoaks.

"Maka ini yang musti dikembangkan. Dan Ubaya punya tanggung jawab moral untuk itu " ujarnya.

Rektor Ubaya Dr Benny Lianto menjelaskan pemilihan tema pada stadium generale tersebut dilatarbelakangi oleh posisi Indonesia sebagai pemegang Presidency of the G20 yang menghadapi tantangan kebhinekaan dalam kaitannya dengan kemajuan teknologi dan hubungan internasional.

"Ubaya sebagai universitas kebangsaan selalu ingin mengambil peran bagi kepentingan bangsa di masa yang akan datang. Serta turut mencetak pemimpin nasional yang berkarakter dan memiliki integritas melalui dunia pendidikan " katanya.

Benny mengatakan forum akademis yang diperuntukkan bagi tokoh-tokoh nasional membahas wacana tata kelola teknologi tidak lepas dari peran siapa pemangku kepentingan aspek apa saja yang perlu ditekankan dan bagaimana kolaborasi negara dengan organisasi internasional.

"Ini adalah wadah untuk menyampaikan gagasan-gagasan besar Indonesia di masa yang akan datang dan akan dilakukan dalam waktu satu tahun " ujarnya.

Sementara itu ketua panitia stadium generale Hayuning Purnama Dewi menambahkan selama satu tahun ke depan Ubaya akan menggelar forum serupa guna membahas tema besar yakni "Menakar Indonesia ke Depan".

" Tiap bulannya Ubaya akan mengundang tokoh politik dan pejabat publik untuk mendiskusikan tema ini di stadium generale " kata Hayuning.

Ia menjelaskan materi-materi yang didiskusikan pada kuliah umum ini akan didokumentasikan salah satunya dalam bentuk buku.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved