Senin, 13 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Bupati Malang Bagikan Pengalaman Kepada 778 Calon Jamaah Haji

Pemerintah Kabupaten Malang mengumpulkan 778 calon jamaah haji jelang keberangkatan menuju tanah suci

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: rahadian bagus priambodo
Pemerintah Kabupaten Malang mengumpulkan 778 calon jamaah haji jelang keberangkatan menuju tanah suci pada Kamis (24/5/2022). Ratusan calon jamaah haji tersebut berkumpul di Pendopo Peringgitan Agung untuk mendengarkan bimbingan dari Kementerian Agama Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang mengumpulkan 778 calon jamaah haji jelang keberangkatan menuju tanah suci pada Kamis (24/5/2022).

Ratusan calon jamaah haji tersebut berkumpul di Pendopo Peringgitan Agung untuk mendengarkan bimbingan dari Kementerian Agama Kabupaten Malang.

Dihadapan para calon jamaah,  Bupati Malang, Muhammad Sanusi membagikan tips dan pengalamannya ketika beribadah haji pada beberapa tahun silam.

"Kalau bepergian jangan sendirian. Siapapun orang bisa tersesat di sana. Ikuti aturan yang ada, patuhi segala yang disampaikan pembimbing, makan cukup dan jangan lalukan di luar ketentuan manasik," ujar Sanusi saat berceramah.

Sanusi bercerita jika kondisi iklim dan budaya di Arab Saudi sungguh berbeda. Alhasil, pengusaha tebu asal Gondanglegi ini meminta warganya tersebut tak jumawa di negara orang. 

Ia juga menasehati para jamaah untuk menjaga kondisi tubuh.

"Jaga tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat. Kesehatan dan fisik prima jadi yang utama juga ketika pergi haji," kata Sanusi.

Terakhir Sanusi memastikan keberangkatan haji nantinya tidak dipusatkan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

Pemberangkatan akan dimulai sejak tanggal 10 Juni 2022.

"Akan terbagi 3 kloter.  pemberangkatanya nanti semua diberangkatkan di simpang 4 Karanglo, Singosari. Dipusatkan di sana karena langsung mengarah ke Tol Singosari. Jadi tidak lagi kumpul dulu di Stadion Kanjuruhan," papar Sanusi.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Mustain mengatakan jika para jamaah akan menjalani beberapa rangkaian kegiatan sebelum berangkat.

"Menyelesaikan manasik dan menunggu pembagian kloter setelah itu berangkat. Manasik sebenarnya dilakukan tahun kemarin tapi karena ada pandemi jadi baru bisa sekarang," ungkap Mustain.

Kata Mustain, jamaah yang berangkat saat ini telah memenuhi syarat yang ditentukan otoritas Arab Saudi. Meliputi batasan usia dan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga.

"Semua telah divaksin dosis ketiga. Jamaah dengan usia tertua untuk Kabupaten Malang adalah 64 tahun 10 bulan. Jadi Insya Allah semuanya sangat siap untuk berangkat ke tanah suci," ucap Mustain.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved