Berita Malang Hari Ini

Bos Distributor Minyak Goreng Asal Singosari Ditangkap Polisi di Banyumas, Ini Kata Kapolres Malang

Informasi menyebutkan bahwa tersangka bos distributor di Singosari dibekuk polisi lantaran diduga terlibat dalam kasus izin peredaran minyak goreng.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA  - Bos distributor minyak goreng asal Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dikabarkan ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Banyumas.

Tersangka berinisial RAN (38)  yang ditangkap polisi di Banyumas merupakan Direktur Utama CV Alam Timur Jaya, distributor minyak goreng yang berada di Singosari.

Informasi menyebutkan bahwa tersangka dibekuk polisi lantaran diduga terlibat dalam kasus izin peredaran minyak goreng.

Polisi Banyumas bahkan sempat melakukan pegembangan kasus di CV Alam Timur Jaya yang beralamat di Bumi Mondoroko 41B pada 22 April 2022.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat menegaskan jika di wilayahnya sejauh ini masih terbebas dari penyelewengan distribusi minyak goreng.

"Kami tetap melakukan pengamanan.  Hingga saat ini belum ditemukan penyelewengan," tandas Ferli ketika dikonfirmasi pada Selasa (31/5/2022).

Ferli menyebutkan wilayah Kabupaten Malang masih terbebas dari tindak penimbunan minyak goreng.

Hal tersebut bisa terjadi karena dipicu beberapa faktor. Salah satunya tidak terdapat produsen minyak goreng di wilayah Kabupaten Malang.

"Teman-teman kita semua harus tahu di Kabupaten Malang hanya ada 6 distributor minyak goreng curah. Klasifikasinya 2 distributor D2 dan sisanya distributor D3. Kita tidak memiliki produsen," papar Ferli.

Terakhir, Ferli menyatakan pihaknya tidak akan luput dalam pengawasan distribusi minyak goreng di Kabupaten Malang.

"Kami TNI dan Polri akan terus membantu kelancaran proses distribusi minyak goreng curah sesuai HET di tingkat konsumen. Kami terus turun langsung di lapangan," tutup Ferli.

Sebagai informasi, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi CV Alam Timur Jaya, Singosari polisi berhasil mengamankan 1.825 karton berisi masing-masing 24 botol minyak goreng.

Minyak goreng itu dikemas dengan isi 800 ml dengan kemasan merk Lapama.

Total ada sebanyak 15.840 liter yang siap diedarkan.

Minyak goreng tersebut kemudian dilalukan repacking dan dijual ke masyarakat per dos dengan harga Rp 235.000,- atau per botol dengan harga Rp 19.500,-.

Kabarnya minyak goreng dari CV Alam Timur Jaya didapat dari PT Prima Sukses Sejahtera Abadi selaku distributor minyak di wilayah Kabupaten Malang.

 

>>> ikuti updatenya di Google News SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved