Berita Malang Hari Ini

Kementan RI Ingin Percepatan Vaksinasi PMK di Daerah Demi Fokus Masa Idul Adha

Kementan telah mendistribusikan 800.000 dosis vaksin PMK ke 19 provinsi yang teridentifikasi adanya PMK pada 18 Juni 2022 kemarin

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar H
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo  

SURYAMALANG.COM, MALANG - Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menginginkan percepatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak di setiap daerah.

Hal itu dia sampaikan usai Kementerian Pertanian (Kementan) telah mendistribusikan 800.000 dosis vaksin PMK ke 19 provinsi yang teridentifikasi adanya PMK pada 18 Juni 2022 kemarin.

"Fokus kami ke Idul Adha ini. Tahap paling pertama yang didistribusikan adalah 800.000 dosis vaksin. Lalu nanti akan menyusul yang 3 juta akan kami sebar. Tentu saja prioritasnya untuk daerah-daerah yang sudah terkena pandemi," ucapnya saat datang ke Kota Malang, Sabtu (25/6/2022).

Pria berkacamata itu menyampaikan, bahwa saat ini ada sekitar 200.000 hewan ternak yang terjangkit PMK.

Dia meminta kepada semua pihak agar tidak menganggap ringan kasus PMK ini, karena penyebarannya melalui udara.

Upaya antisipasi penyebaran PMK ini juga dilakukan melalui pembagian di tiap zona yang berada desa atau kecamatan.

Akses keluar masuk hewan ternak di setiap daerah yang berada di zona merah juga mendapatkan pengawasan ketat.

"Zona merah itu tidak ada hewan hidup yang bisa keluar atau masuk. Semua yang masuk ke kandang harus ada perlakuan kesehatan, termasuk (petugas) harus menggunakan APD. Itu sudah seperti itu.," terangnya

Oleh sebab itu, dia berharap daerah yang menjadi zona merah dan daerah di sekitarnya bisa segera dilakukan vaksinasi PMK ini.

Agar nantinya imun dan daya tahan hewan tersebut dapat terbentuk.

"Kami tindaklanjuti langkah cepat seperti perintah Bapak Presiden, tidak ada hari yang tidak bergerak sampai ribuan sampai ratusan ribu kepada daerah-daerah seluruh Indonesia kita sebar tentunya dalam tahapan-tahapan," ujarnya.

Dalam pendistribusian vaksin PMK ini, Kementan dibantu oleh BNPB dan Kemenkes RI 

Keduanya memiliki pengalaman, saat membantu mendistribusikan vaksin Covid-19.

"Semua fasilitas Covid-19 melalui BNPB dan berbagai fasilitas yang sudah ada, termasuk fasilitas yang ada di Kemenkes akan kami gunakan untuk penyebaran ke seluruh Indonesia," tandasnya.

 

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved