Mengenal Lesi Otak Penyakit Ruben Onsu Berupa Bintik Hitam Penghisap Banyak Darah, Bisa Sembuh?
Mengenal Lesi Otak penyakit Ruben Onsu berupa bintik hitam penghisap banyak darah, sisa sembuh?
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Lesi otak dapat disebabkan oleh cedera, infeksi, dan paparan bahan kimia tertentu.
Penyakit ini juga bisa karena terdapat masalah dengan sistem kekebalan tubuh.
- Gejala Lesi Otak
Gejala Lesi Otak bervariasi tergantung pada jenis, lokasi, dan ukuran lesi.
Gejala umum untuk beberapa jenis Lesi Otak, di antaranya:
Sakit kepala
Sakit leher atau kaku
Mual, muntah, dan kurang nafsu makan
Perubahan penglihatan atau sakit mata
Perubahan suasana hati, kepribadian, perilaku, kemampuan mental, dan konsentrasi
Kehilangan memori atau kebingungan
Kejang
Demam
Kesulitan bergerak.
- Jenis-jenis Lesi Otak
Meskipun mereka memiliki definisi yang sama, cedera atau kerusakan jaringan di dalam otak, Lesi Otak sangat bervariasi.
Berikut adalah beberapa Lesi Otak yang umum.
1. Abses
Abses otak adalah area infeksi, termasuk nanah dan jaringan yang meradang.
Abses tidak umum, tetapi mengancam jiwa.
Abses otak sering terjadi setelah infeksi, biasanya di area terdekat, seperti infeksi telinga, sinus, atau gigi.
Penyakit ini juga dapat muncul setelah cedera atau operasi pada tengkorak.
2. Malformasi arteriovenosa (AVM)
AVM adalah jenis Lesi Otak yang terjadi selama perkembangan awal.
Arteri dan vena di otak tumbuh menjadi kusut dan dihubungkan oleh struktur seperti tabung yang disebut fistula.