Berita Madiun Hari Ini

Pesona Warung Pecel Godong Jati Saur di Madiun Selalu Menarik Minat Pelanggan, Bikin Lidah Bergoyang

warung pecel di Kabupaten Madiun yang tidak pernah sepi pembeli adalah Warung Pecel Godong Jati Saur

SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra
Warung Pecel Godong Jati Saur di Jalan Raya Dolopo - Ngebel, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Kuliner pecel selalu identik dengan Madiun. Sebuah warung pecel di Kabupaten Madiun yang tidak pernah sepi pembeli adalah Warung Pecel Godong Jati Saur di Jalan Raya Dolopo - Ngebel, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo.

Walaupun berada di pinggiran dan jauh dari kota, warung tersebut selalu dipadati pengunjung untuk mencari sarapan hingga jam makan siang datang.

Seperti namanya, yang khas dari warung tersebut adalah cara penyajiannya yang menggunakan daun jati (godong jati, bahasa Jawa).

Selain itu, berbagai macam makanan pendamping juga disediakan di warung tersebut.

Mulai dari sate jeroan, peyek, tempe goreng, hingga jemblem, lalu lele goreng, ayam goreng, dendeng ragi, perkedel, telur, rembel, lentho dan lainnya.

Aneka gorengan tersebut menurut pemilik warung Pecel Godong Jati Saur, Siti Masruroh, menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan karena jarang ditemui di warung lain.

Selain itu harganya yang cuma Rp 5 ribu per porsi juga membuat pelanggan tak ragu untuk kembali ke Pecel Godong Jati Saur.

Siti Masruroh mengatakan warung tersebut didirikan tahun 2009 oleh ibunya yang ia teruskan sampai sekarang.

"Memilih menggunakan daun jati karena katanya bisa lebih enak terus lebih unik, selain itu daun jati banyak sekali di sini dan mudah didapatkan," kata Siti, Sabtu (9/7/2022).

Siti mengatakan dalam sehari bisa menjual ratusan porsi nasi pecel.

Pengunjung juga terus berdatangan mulai dari waktu sarapan hingga jam makan siang tiba.

"Kalau liburan dan akhir minggu semakin ramai, banyak juga pelanggan yang dari luar Madiun," lanjutnya.

Siti mengatakan ia tak berani mengubah resep yang telah diwariskan oleh ibunya.

Hal tersebut dilakukan demi menjaga rasa dan kualitas dari pecel yang ia jual.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved