Nasib Pilu Gadis Berprestasi Mendadak Lumpuh Usai Raih Juara 1, Diduga Disantet Teman yang Cemburu

Beginilah nasib pilu gadis berprestasi mendadak lumpuh usai meraih juara satu di sekolahnya. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Facebook
Nasib Pilu Gadis Berprestasi Mendadak Lumpuh Usai Raih Juara 1, Diduga Disantet Teman yang Cemburu 

SURYAMALANG.COM - Beginilah nasib pilu gadis berprestasi mendadak lumpuh usai meraih juara satu di sekolahnya. 

Bukan tanpa sebab, tragedi gadis berprestasi mendadak lumpuh itu diduga disantet temannya yang cemburu dirinya berhasil rebut juara satu. 

Kisah gadis malang itu pun menjadi viral setelah beredar video singkat di media sosial Facebook.

Melalui video viral di Facebook yang dibagikan oleh Pratiwi Noviyanthi, gadis bernama Irma itu, melalui cobaan berat yang menyebabkan kesehatannya memburuk hingga lumpuh total sekitar tahun lalu.

Awalnya, gadis berusia 14 tahun itu sering bolak-balik ke puskesmas karena mengeluh tubuhnya terasa tidak enak dan pegal-pegal.

Namun, hal itu tidak langsung membuat orang tuanya merasa curiga.

s

Dikenal sebagai gadis cantik dan pintar, mirisnya bocah 14 tahun ini dikirim santet oleh temannya karena cemburu peringkatnya direbut (Facebook)

 

Belakangan, kondisi Irma semakin tidak membaik, dan mereka memutuskan untuk bertemu dengan seorang perawat Muslim yang bisa menceritakan kisah sesungguhnya.

Diduga Irma telah terkena praktek ilmu hitam santet.

Akibat santet yang dikirim ke Irma, tubuhnya mulai menghitam, dan rambutnya mulai rontok hingga botak

Irma pun hanya bisa tidur selama 30 menit setiap harinya, dikutip dari Facebook Pratiwi Noviyanthi, Selasa (12/7/2022).

Setelah ditelusuri, asal-usul santet yang dikirim itu ternyata berasal dari teman sekelasnya.

Diketahui, sebelumnya temannya ini selalu nomor 1 dalam pelajaran selama 6 tahun berturut-turut, namun rekor tersebut dipecahkan oleh Irma.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved