Berita Batu Hari Ini

PMK Akibatkan Pedagang Hewan Kurban Sepi Pembeli

Pedagang hewan ternak mengeluhkan sepinya pembeli tahun ini. Sepinya pembeli ini ditengarai karena baiknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kabul pedagang hewan kurban di Jalan Sultan Agung, mengatakan, kambing yang dijualnya hanya laku 50 ekor saja. Jumlah itu jauh berbeda dengan pengalaman tahun lalu yang bisa laku hingga ratusan. 

Hingga saat ini, sudah ada 2000 lebih sapi yang terserang PMK di Kota Batu. 100 ekor lebih dilaporkan mati akibat PMK. Ratusan lainnya dilaporkan dipotong paksa.

“Sementara angka kesembuhannya mencapai 1100 lebih. Angka itu berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Kota Batu,” ungkap Asmadi.

Asmadi meyakini, data-data yang dilaporkan tersebut tidak akurat. Pasalnya, ada banyak kejadian di lapangan yang tidak terdata oleh Pemkot Batu. Dengan kata lain, kondisi kenyataannya bisa saja lebih buruk.

“Kondisi PMK di Kota Batu sangat memprihatinkan. Dinas terkait harus jemput bola untuk menangani ini semua,” tegas Asmadi.

Efektifitas kerjasama antar sektor di Kota Batu harus ditingkatkan. Jika tidak, kerugian akan terus dialami oleh peternak, utamanya yang memiliki sapi perah.

DPRD Batu akan mengusulkan ke Pemkot Batu agar ada instrumen bantuan kepada para peternak. Pasalnya, sejumlah peternak hanya mengandalkan hewannya untuk kebutuhan ekonomi keluarga.

“Itu asetnya peternak, jika kehilangan ya susah. Makannya memang perlu dibantu agar mereka bisa bangkit,” papar Asmadi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved