Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

878 Pelajar SMK PGRI 3 Malang Jelajahi Kota Batu

878 siswa SMK PGRI 3 Malang melakukan penjelajahan di Kota Batu sebagai rangkaian penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

surya.co.id
878 siswa SMK PGRI 3 Malang melakukan penjelajahan di Kota Batu, Rabu (13/7/2022). Penjelajahan ini adalah bagian dari rangkaian penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini berlangsung unik karena para siswa juga berjalan kaki di beberapa ruas jalan Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM|BATU - 878 siswa SMK PGRI 3 Malang melakukan penjelajahan di Kota Batu, Rabu (13/7/2022). Penjelajahan ini adalah bagian dari rangkaian penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan ini berlangsung unik karena para siswa juga berjalan kaki di beberapa ruas jalan Kota Batu.

Kepala SMK PGRI 3 Malang, Lukman Hakim menjelaskan, tujuan dari pengembaraan ini adalah untuk mengajarkan kepada siswa kondisi sosial dan ekonomi warga Kota Batu.

40 persen siswa baru yang sekolah di SMK PGRI 3 Malang berasal dari Kota Batu

"Tujuannya dalam rangka membentuk pelajar Pancasila. Menguatkan karakter soft skill anak-anak. Ada sisi mengembangkan nilai  kemanusiaan. Kami perlihatkan kondisi sosial ekonomi masyatakat di Kota Batu," kata Lukman. 

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong para siswa memiliki kepedulian sosial. Melaksanakan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.

Menurut Lukman, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan agar para siswa bisa membentuk karakter.

Dewasa ini, anak-anak sangat akrab dengan gawai sehingga sangat rentan terpapar oleh budaya yang tidak sesuai nilai-nilai Pancasila.

"Mereka juga menunjukan kreatifitas. Sebelum ini, karena memang tujuan kami membentuk karakter yang Pancasila, anak-anak juga melaksanakan latihan di Taman Krida dan Pusdik Arhanud. Kami berharap kegiatan seperti ini, yang agak berbeda dengan sekolah lainnya, dapat memunculkan karakter sehingga apa yang dikhawatirkan orangtua tidak terjadi," paparnya.

Lukman menegaskan, sekolah SMK tidak lagi menjadi sekolah alternatif. Saat ini, SMK menjadi sebagai pilihan bagi para pelajar lulusan SMP.

Kesan SMK adalah sekolah alternatif sudah tidak lagi berlaku dewasa ini. Justru lulusan SMK banyak yang sukses karena mudah bekerja dan berwirausaha.

"Jadi semua itu tergantung bagaimana sekolah mengelola. Kami menunjukan saat ini kepada masyarakat luas, SMK bukan alternatif pendidikan, tapi sebagai pilihan. Saat yang lain bingung mencari pekerjaan, alumni kami justru disodorkan peluang pekerjaan," katanya.

80 persen pelajar yang masuk ke SMK PGRI 3 Malang memiliki orientasi bisa bekerja setelah lulus.

Sejak awal pendaftaran dibuka, ada 1200 lebih siswa yang mendaftar, namun hanya 878 yang diterima. SMK PGRI 3 Malang pun terpaksa harus menyeleksi dan menolak siswa yang lain. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved