Berita Blitar Hari Ini

Gara-gara Obat Petasan, Pengantin Baru Asal Blitar Ini Tak Bisa Langsung Malam Pertama

Gara-gara obat petasan membuat pasangan suami istri (pasutri) Prisma Aditya (20) dan Oktavia Ega Saputri (19) tidak bisa langsung malam pertama.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Tahanan kasus penjualan obat petasan, Prisma melangsungkan akad nikah dengan kekasihnya, Oktavia di Mapolres Blitar Kota, Jumat (8/7/2022). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Gara-gara obat petasan membuat pasangan suami istri (pasutri) Prisma Aditya (20) dan Oktavia Ega Saputri (19) tidak bisa langsung malam pertama.

Pengantin baru ini menikah di Masjid Al Aulia Polres Blitar Kota, Jumat (8/7/2022).

Pria asal Nglegok, Kabupaten Blitar ini merupakan tahanan kasus penjualan obat petasan atau mercon.

Poolisi menangkap Prisma sebelum Hari Raya Idul Fitri 2022.

Polisi menyita 1,4 kilogram obat petasan dari tangan Prisma.

"Sebenarnya, akad nikah dilakukan habis Lebaran kemarin, tapi tertunda karena pasangan kena kasus," kata Oktavia kepada SURYAMALANG.COM.

Oktavia ikhlas melaksanakan akad nikah di Mapolres Blitar Kota.

Ia juga berjanji setia menunggu suaminya selesai menjalani hukuman.

"Insya Allah tidak apa-apa, saya akan menunggu suami keluar menjalani hukuman," ujarnya.

Prisma mengaku lega setelah melaksanakan akad nikah dengan orang terkasihnya di Mapolres Blitar Kota. 

Tapi, ia juga merasa sedih karena harus kembali menjadi tahanan setelah melaksanakan akad nikah. 

"Mumet (pusing), setelah nikah tidak bisa kumpul istri, harus kembali menjadi tahanan," katanya. 

Pelaksanaan akad nikah Prisma dan Oktavia berlangsung sederhana di Masjid Al Aulia Polres Blitar Kota. 

Proses akad nikah hanya dihadiri beberapa anggota keluarga kedua mempelai. Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono ikut menjadi saksi pernikahan pasangan tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved