Berita Jawa Timur Hari Ini

Pengamat Sarankan Bikin Konvensi, DPW PKB Jatim : Gus Muhaimin Maju Sudah Bulat dan Final

DPW PKB Jatim memastikan keinginan kader untuk mengusulkan nama Abdul Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 telah final dan bulat.

Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
ILUSTRASI - Relawan Muhaimin Iskandar Malang Raya saat deklarasi di Gentong Mas Wajak pada Selasa (22/2/2022). DPW PKB Jatim memastikan keinginan kader untuk mengusulkan nama Abdul Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 telah final dan bulat. 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA - DPW PKB Jatim memastikan keinginan kader untuk mengusulkan nama Abdul Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 telah final dan bulat.

PKB Jatim menyebut, partainya tak perlu melakukan konvensi untuk menentukan siapa calon yang ingin diberangkatkan.

Pernyataan ini disampaikan Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi menanggapi saran dari Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi bahwa PKB perlu melakukan konvensi untuk mencari kandidat Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto, Ketum Gerindra.

Karena, Gus Muhaimin atau Cak Imin dinilai belum memiliki elektabilitas yang mumpuni.

Hal ini menyusul rencana Koalisi antara Partai Gerindra dengan PKB. Fauzan lantas mempertanyakan hal tersebut.

"Siapa presiden atau wakil presiden di Indonesia yang terpilih dari hasil konvensi partai?. Kalau ada sejarah parpol mengadakan konvensi dan calonnya berhasil terpilih, bolehlah nanti Jawa Timur mencoba mengusulkan konvensi," kata Fauzan, Kamis (28/7/2022).

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim itu merasa partainya tak perlu melakukan konvensi dalam penjaringan calon.

Sebab, dia memastikan calon yang diinginkan para kader hanyalah ketua umum mereka yakni Gus Muhaimin atau Cak Imin.

Menurutnya, kader PKB mendambakan Cak Imin maju di Pilpres 2024.

"Konvensi itu kan tujuannya menjaring karena belum punya calon. Kalau sudah punya calon, buat apa konvensi. Lebih baik anggarannya kita buat kaderisasi anggota partai," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya dikutip dari Kompas.com, PKB disarankan menggelar konvensi untuk mencari kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi, langkah tersebut perlu ditempuh karena Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin disebut tak memiliki elektabilitas yang mumpuni.

“Jika ingin lebih ‘berbunyi’ sebaiknya PKB terbuka untuk kandidat-kandidat selain Cak Imin,” tutur Ari dilansir dari Kompas.com, Kamis (28/7/2022). 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved