Berita Surabaya Hari Ini

Siswa SMA Katolik Frateran Surabaya Berhasil Ubah Limbah Masker Jadi Minyak Setara Solar

Empat siswa SMA Katolik Frateran Surabaya berhasil mengubah limbah masker sekali pakai menjadi bahan bakar setara solar.

(SURYA - MOHAMMAD ZAINAL ARIF)
Saat Kepala SMA Katolik Frateran Surabaya, Wilhelmus Sura BHK S Pd MM bersama Bryan Valencio Hokgiono, Elisabeth Cheryl Xaviera, Jenica Wibisono dan Jessica Lioni membahas Business Plan di Ruang Kelas SMA Frateran Surabaya, Rabu (3/8/2022). Empat siswa SMA Katolik Frateran Surabaya berhasil mengubah limbah masker sekali pakai menjadi bahan bakar setara solar. 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA - Berawal dari kekhawatiran dampak buruk sampah masker selama masa Pandemi Covid-19 bagi bumi.

Empat siswa SMA Katolik Frateran Surabaya mendapat ide membuat Business Plan bernama "SOIL"mengubah limbah masker sekali pakai menjadi bahan bakar setara solar.

Keempat siswa itu di antaranya Bryan Valencio Hokgiono, Elisabeth Cheryl Xaviera, Jenica Wibisono dan Jessica Lioni.

Bryan mengatakan timnya memanfaatkan limbah masker sekali pakai yang sudah dihancurkan dan melalui proses sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan.

Kemudian limbah masker tersebut dipanaskan dalam sebuah tabung kedap oksigen, atau proses ini lebih dikenal dengan nama pirolisis untuk mendapatkan Mask Oil.

"Ide ini memfokuskan pada pilar pembangunan ekonomi yang meliputi tujuan ke-7 SDG, yaitu energi bersih dan terjangkau," ujar Bryan kepada suryamalang.com, Rabu (3/8/2022).

Masker yang berbahan dasar plastik poripoplen diketahui mengandung senyawa hidrokarbon, yang mana sangat cocok untuk dikonversikan menjadi minyak.

"Pada dasarnya, semua bahan yang berasal dari minyak dapat diubah kembali menjadi minyak," ungkapnya.

Dalam proses produksi, Bryan bersama timnya menggunakan seperangkat alat yang telah dimodifikasi seperti SKOBOX (SOIL Smart box), SOIL’s, smart bin dan tabung pirolisis.

Berkat Business Plan ini, mereka berhasil meraih juara 2 nasional dalam ajang Business Accounting Competition Tahun 2022.

Kepala SMA Katolik Frateran Surabaya, Wilhelmus Sura BHK S Pd MM mengaku bangga dengan siswanya yang tergerak untuk membuat bisnis yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

"Kami sangat mengapresiasi semangat siswa kami sebagai generasi muda ingin berkontribusi dalam penyelesaian masalah lingkungan dan menciptakan Indonesia yang lebih ramah lingkungan," pungkasnya. (surya.co.id/Mohammad Zainal Arif)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved