Berita Lumajang Hari Ini
Dentuman Bom Bersahutan dari Darat dan Udara, 2500 Prajurit TNI AU Latihan Tempur di Lumajang
Koopsud II menggelar latihan tempur di lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandanwangi, Tempeh, Lumajang.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|LUMAJANG - TNI Angkatan Udara Komando Operasi Udara II (Koopsud II) memiliki tugas menjaga kedaulatan sepertiga wilayah negara Indonesia.
Wilayah itu mencakup Madiun, Bali, hingga Sulawesi Selatan. Pasukan Koopsud ini lah yang menjaga keamanan wilayah tengah Indonesia dari segala gangguan musuh.
Untuk melatih kesiapan itu, Rabu (10/8), Koopsud II menggelar latihan tempur di lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandanwangi, Tempeh, Lumajang.
Ada sebanyak 2.500 prajurit dilibatkan dalam latihan perang ini. Mereka melaksanakan misi operasi intelijen melalui pengamatan dan pengintaian lewat jalur udara.
Dalam latihan tempur itu, skenario pertama Koopsud II melakukan peluncuran pesawat pengintai musuh yang mulai mengancam benteng pertahanan.
Selanjutnya, dua Pesawat F-16 penyerangan musuh dengan bom dari udara. Lalu dilanjutkan, dengan manuver dua pesawat sukhoi melakukan pengeboman pangkalan musuh.
Tak hanya itu, dua Pesawat Super Tucano melakukan pengeboman.
Musuh tidak hanya selesai dari udara. Dua Pesawat Cesna menerjunkan pasukan tempur untuk menyerang musuh dari daratan. Kemudian, tak ketinggalan, satu pesawat Cessna melakukan aksi mendropping logistik di medan perang.
Rangkaian latihan ini mengundang perhatian masyarakat. Masyarakat menyaksikan latihan tempur ini di lokasi. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang histeris.
Sebab, selama latihan ini digelar suara ledakan bom selalu sahut-sahutan dari darat maupun udara.
Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) II Marsda TNI Widyargo Ikoputra mengatakan, secara garis besar latihan perang ini digelar untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus mengasah naluri tempur fighter-fighter di Lanud Jajaran Koopsau II.
Sebab militer harus selalu siap perang. Sebelum latihan tempur itu bisa disaksikan masyarakat, prajurit sudah melaksanakan latihan-latihan intelejen selama 6 hari.
Pada hari ketujuh prajuritnya sejak pukul 4.30 WIB sudah menggelar operasi intelijen, termasuk melakukan infiltrasi udara.
"Puncak latihan namanya Sikatan Daya 2022. Pelaksanaan latihan ini tidak hanya aksi manuver saja, tetapi juga proses posko, pengambilan putus militer, dan menentukan operasi yang harus dilakukan," katanya.
Menurut Pangkoopsud II, latihan Sikatan Daya 2022 cukup berhasil dan berjalan lancar. Pengeboman bisa dilakukan tepat di pangkalan musuh. Dan musuh bisa diberantas setelah menerjunkan pasukan dari udara.
Sementara Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengaku bangga lapangan tembak di Pandanwangi setiap tahun selalu dijadikan tempat jujukan latihan tempur oleh satuan militer.
Oleh karena itu, tahun ini pihaknya berencana akan segera merealisasi gagasan lokasi tersebut dijadikan tempat wisata militer.
"Tahun ini akan kami bangun tribun. Anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Intinya, pemerintah kabupaten siap menyiapkan sarana non tempur," pungkasnya.