Berita Batu Hari Ini

Harga BBM Bersubsidi Naik, Pemerintahan Kota Batu Siapkan Dana Bantuan Tunai Rp 10 Miliar

Pemerintahan Kota Batu berencana menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat pasca kenaikan harga BBM bersubsidi.

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/Benni Indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan Pemkot Batu sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk membantu masyarakat. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pemerintahan Kota Batu berencana menyalurkan bantuan langsung tunai kepada masyarakat pasca kenaikan harga BBM bersubsidi.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga pada September 2022.

Data dari Kemensos, ada 8.900 keluarga penerima manfaat di Kota Batu. Kemungkinan besar data tersebut akan dijadikan referensi oleh Pemkot Batu.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menegaskan akan mengalokasikan juga dana bantuan kepada masyarakat di luar KPM.

Pihaknya berancang-ancang menyiapkan dana sekitar Rp 10 miliar dari APBD yang diberikan kepada sekitar 16 ribu KK di Kota Batu.

''Dari Pemkot Batu sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar, 2 persen dari prosentase Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Bagi Hasi (DBH),'' ungkap Dewanti, Selasa (6/9/2022).

Saat ini, pihaknya masih sedang berkoodinasi dengan Kemensos untuk melihat siapa saja KPM yang akan menerima BLT BBM dari pusat. Penyaluran BLT BBM disalurkan lewat Kantor Pos. 

"Pembagian BLT akan dilakukan di 24 desa yang ada di Kota Batu bersama dengan pihak terkait," ungkap Dewanti.

Sekertaris Dinas Sosial Kota Batu, Adiek Imam Santoso menyatakan tengah menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait data KPM.

Di luar itu, pria yang akrab disapa Dedek itu siap mendistribusian BLT.

"Kami tunggu dulu. Pastinya, pendistribusiannya nanti di masing-masing kantor desa atau kelurahan," ujarnya.

Pasca kenaikan harga BBM, diprediksi sejumlah harga kebutuhan masyarakat juga ikut naik.

Kenaikan harga BBM ini juga mengakibatkan sejumlah SPBU mengalami antrean pembeli. Hingga hari kedua pasca pengumuman kenaikan, masih terlihat sejumlah antrean di Kota Batu.

Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin telah menempatakan anggotanya di semua SPBU yang ada di Kota Batu. Penempatan anggota tersebut untuk memastikan agar tidak ada potensi pelanggaran di sekitar SPBU.

"Pengawasan dilakukan di setiap SPBU yang ada di Kota Batu. Ada delapan SPBU yang ada di Kota Batu, kami lakukan pengamanan dari pasukan gabungan, temasuk pengamanan dari SPBU," ujar Oskar.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved