Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa ITN Malang Bikin MeLi HDPE, Meja Lipat Berbahan Limbah Tutup Botol

Lima mahasiswa Teknik Lingkungan S1, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang membuat meja lipat warna warni dari tutup botol air minum.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang/sylvi
Hasil meja lipat yang dari limbah air botol minum plastik 

SURYAMALANG.COM|MALANG-Lima mahasiswa Teknik Lingkungan S1, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang membuat meja lipat warna warni dari tutup botol air minum.

Nama mejanya  MeLi HDPE. MeLi singkatan dari meja lipat. Sedangkan HDPE (High-density polyethylene) adalah polimer termoplastik yang terbuat dari proses pemanasan minyak bumi.

Sifatnya yang keras, dan tahan terhadap suhu tinggi dapat dibentuk menjadi beragam benda tanpa kehilangan kekuatannya.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Anselia Apriyanti Talo, (angkatan 2019), Arivya Nahlisa (angkatan 2019), Yunike Mau Rengu (angkatan 2019), Robertus Belarminus Umbu Bolu Tagukoda (angkatan 2019) dan Gizca Jenica Weru (angkatan 2020) dengan dosen pendamping Dr Hardianto ST MT. 

"Kami memilih kewirausahaan karena produk yang akan kami buat memiliki peluang untuk dipasarkan. Selain itu, lewat PKM Kewirausahaan kami dapat mengembangkan skill mahasiswa teknik dalam berwirausaha,” ujar Anselia Apriyanti Talo, Ketua Tim PKM-K ITN Malang 2022 dalam rilis humas ITN Malang, Senin (5/9/2022). 

Proses pembuatan meja lipat dari limbah tutup botol air minum plastik oleh mahasiswa ITN Malang untuk PKM Kewirausahaan.
Proses pembuatan meja lipat dari limbah tutup botol air minum plastik oleh mahasiswa ITN Malang untuk PKM Kewirausahaan. (suryamalang/sylvi)

MeLi HDPE merupakan produk dari Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dalam menciptakan aktivitas usaha.

Mereka berlatih membuat kreativitas produk usaha yang dibutuhkan pasar. Melalui program ini mahasiswa memiliki kesempatan luas untuk meningkatkan kompetensinya dalam berkreasi, dan berinovasi menciptakan produk baru. Serta untuk meningkatkan wawasan dan pengalamannya dalam berwirausaha. 

Judul PKM-K mereka adalah “Teknik Pelelehan dan Pencetakan untuk Mendaur Ulang Limbah Plastik Menjadi Meja Lipat yang Hemat Ruang”.

Karena itu tim PKM-K ITN Malang memanfaatkan limbah plastik dari tutup botol air minum. Dikatakan dia, untuk HDPE sendiri biasa digunakan pada botol susu, botol jus, botol shampoo, botol deterjen, galon air minum, dan plastik kemasan tebal. 

“Awal perencanaan bahan yang kami digunakan sebenarnya dari botol plastik. Tetapi dalam proses pembuatanya hasilnya tidak sesuai. Hasil pelelehan botol plastik hasil cetaknya tidak bagus, dan warnanya jadi gelap. Jadi, kami akhirnya hanya memakai tutup botolnya saja,” imbuh Anselia. 

Sebagai mahasiswa teknik lingkungan, mereka berusaha mengimplementasikan keilmuan yang didapat dari perkuliahan. Yaitu dengan membuat terobosan mengolah sampah menjadi barang yang berguna. Sehingga, upaya tersebut bisa ikut mengurangi sampah plastik yang kian menumpuk.  

Cara yang digunakan untuk membuat meja lipat inipun tergolong sederhana.

Pertama, limbah tutup botol bekas dibersihkan dengan jalan dicuci, kemudian dikeringkan dengan bantuan sinar matahari. Setelah kering disesuaikan warnanya baru dipotong-potong menjadi serpihan kecil. 

Serpihan atau cacahan tersebut dimasukkan ke dalam mesin pelebur plastik/oven. Lelehan plastik hasil peleburan dimasukkan ke dalam cetakan. Setelah adonan kering di bawah sinar matahari, lalu diukur dan dipotong sesuai sketsa yang sudah dibuat sebelumnya. Ada yang berbentuk persegi, lingkaran, dan segi panjang.

Hasil cetakan tersebut menjadi bagian atas meja yang perlu diamplas agar halus.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved