Berita Malang Hari Ini

12 Unit Mobil Damkar Kesulitan Padamkan Api di Pabrik Kertas CV Kurnia Jaya

Petugas gabungan Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang dan Kota Malang melakukan pemadaman api di pabrik kertas CV Kurnia Jaya,

Penulis: Purwanto | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/Purwanto
MALANG- Petugas pemadam kebakaran berusaha memadampan api di pabrik kertas CV Kurnia Jaya, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (16/9/2022). Petugas Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Malang dan Kota Malang diturunkan dalam kejadian ini. SURYA/PURWANTO 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Petugas gabungan Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang dan Kota Malang melakukan pemadaman api di pabrik kertas CV. Kurnia Jaya, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (16/9/2022). 

12 unit armada Pemadam Kebakaran diterjunkan dalam kejadian tersebut 

Pabrik yang menyimpan bahan mudah terbakar menyebabkan proses pemadaman berlangsung lama.

Kepala Desa Pandanlandung Wiroso Hadi menerangkan, api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 14.05. 

"Saat terjadi awal warga di dekat lokasi memberi laporan ke kami yang di balai desa sedang penyaluran BLT. Api sudah cepat membesar," terang Wiroso kepada suryamalang.com.

Wiroso menuturkan,  api pertama kali muncul di bagian gudang. 

"Api pertama kali muncul dari bagian gudang dalam," katanya.

Ia menerangkan, saat terjadi kebakaran, masih terjadi proses produksi.

Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran, namun dugaan sementara api berawal dari korsleting listrik.

"Dari informasi sementara korsleting listrik, tetapi belum pasti, dan pemadaman masih berlangsung," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Goly Karyanto menjelaskan bahwa proses pemadaman harus kontinyu.

Mengingat, bahan yang mudah terbakar mengharuskan penyaluran air tidak putus. Lokasi pengambilan air yang cukup jauh juga menjadi kendala.

"Lokasi pengambilan air jauh sekitar empat kilometer ada menjadi kendala tersendiri. Sampai saat ini tidak ada laporan korban," Jelas Goly. 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved