Kota Malang
Mat Suhadi Gugur saat Melawan Duo Maling di Kota Malang, Hanya Bermodalkan Senter dan Keberanian
Mat Suhadi Gugur saat Melawan Duo Maling di Kota Malang, Hanya Bersenjatakan Senter dan Keberanian
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Penjaga perumahan di Kota Malang, Mat Suhadi, meninggal dunia setelah bertarung melawan duo maling
- Mat Suhadi alias Pak Min dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan seorang bapak pekerja keras
- Saat mengetahui kawasan perumahan yang dijaganya diduga dibobol oleh pencuri, korban datang hanya bermodalkan sebuah senter
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Mat Suhadi meninggal dunia setelah bertarung melawan duo maling di Kota Malang.
"Bapak saya bertanggung jawab dengan pekerjaannya," kalimat itulah yang terucap dari mulut Harianto, anak kedua dari Mat Suhadi yang meninggal dunia usai terlibat duel dengan kawanan pencuri di daerah Cemorokandang, Kota Malang, Sabtu (9/5/2026).
Mat Suhadi alias Pak Min dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan seorang bapak pekerja keras.
Selain menjaga perumahan, setiap hari korban juga berprofesi sebagai kuli bangunan.
Saat mengetahui kawasan perumahan yang dijaganya diduga dibobol oleh pencuri, korban datang hanya bermodalkan sebuah senter.
Keputusan itulah yang akhirnya menjadi pengabdian terakhirnya, setelah terlibat duel berdarah dengan pencuri tersebut.
Baca juga: Penjaga Perumahan di Cemorokandang Kota Malang Tewas saat Bertarung Melawan Duo Maling
Mat Suhadi meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Korban sempat menjalani perawatan intensif sebelum mengembuskan napas terakhir pada Minggu pagi (10/5/2026).
Harianto mengenang bapaknya sebagai sosok pekerja keras yang selalu memegang amanah pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
"Bapak itu orangnya pendiam."
"Siangnya kerja tani sama bangunan, malamnya jaga perumahan," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (11/5/2026).
Malam kejadian, Harianto curiga setelah mendengar informasi adanya aktivitas mencurigakan di area belakang perumahan.
Tanpa membawa senjata apa pun selain senter, ia langsung melakukan pengecekan dengan sepeda motor miliknya.
"Bapak bilang takut perumahan belakang kebobolan. Ternyata benar kebobolan," katanya.
Baca juga: Sandiwara Lisa Sekap Calon Mertua 6 Bulan di Surabaya, Tipu Keluarga Alasan Keliling Indonesia
Korban kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diikuti oleh Harianto.
| Penjaga Perumahan di Cemorokandang Kota Malang Tewas saat Bertarung Melawan Duo Maling |
|
|---|
| Pedagang Pasar Kebalen Kota Malang Masih Belum Rasakan Dampak Positif Penertiban |
|
|---|
| Ribuan Botol Arak Bali, Sabu-sabu hingga Ganja Disita Polresta Malang Kota dalam Operasi Sebulan |
|
|---|
| Universitas Negeri Malang Perkuat Kolaborasi Riset Global, Gandeng Akademisi Asia-Afrika |
|
|---|
| Anggaran BBM DLH Kota Malang Terancam Habis September, Ajukan Tambahan Rp4 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Harianto-anak-kedua-dari-Mat-Suhadi-penjaga-perumahan-duel-dengan-pencuri-KOta-malang.jpg)