Selasa, 12 Mei 2026

Kota Malang

Penjaga Perumahan di Cemorokandang Kota Malang Tewas saat Bertarung Melawan Duo Maling

Korban yang bernama Mat Suhadi (52) meninggal dunia usai terlibat duel dengan dua orang pelaku pencurian di Perumahan Royal Diamond

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Purwanto
PENCURIAN - Lokasi sekitar pencurian di Perumahan Royal Diamond, Cemorokandang, Kota Malang. Seorang penjaga perumahan, Mat Suhadi (52), meninggal dunia usai terlibat duel dengan dua maling. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang penjaga perumahan, Mat Suhadi (52), meninggal dunia usai terlibat duel dengan dua orang pelaku pencurian di Perumahan Royal Diamond, Cemorokandang, Kota Malang
  • Menurut kesaksian anak korban, Harianto (32), saat itu korban mendapatkan informasi dari warga sekitar, kalau ada orang yang sedang membawa kusenan pintu dari perumahan tempatnya bekerja

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Insiden berdarah yang menewaskan seorang penjaga perumahan terjadi di daerah Cemorokandang, Kota Malang.

Korban yang bernama Mat Suhadi (52) meninggal dunia usai terlibat duel dengan dua orang pelaku pencurian di Perumahan Royal Diamond.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Menurut kesaksian anak korban, Harianto (32), saat itu korban mendapatkan informasi dari warga sekitar, kalau ada orang yang sedang membawa kusenan pintu dari perumahan tempatnya bekerja.

Takut ada sesuatu yang dicuri, korban yang ditemani anaknya bergegas mendatangi perumahan tersebut yang lokasinya tak jauh dari rumah korban yang berada di daerah Baran Temboro, Kota Malang.

Saat dicek, ternyata benar, bahwa orang tersebut merupakan maling dan telah membawa kusenan pintu tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Tak berselang lama, Harianto bersama korban langsung mencari keberadaan pelaku.

Baca juga: Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Carut-Marut, Uang HOK Petani Diduga Disunat dan Bibit Busuk

"Saat itu saya mencari ke kebun, sementara bapak saya ke arah Jalan Raya," ucap Harianto saat ditemui SURYAMALANG.COM di kediamannya, Senin (11/5/2026).

Harianto pun tak menemukan keberadaan pelaku.

Lalu ia berinisiatif kembali ke perumahan.

Sementara korban, mengejar pelaku dan mengetahuinya sedang berada di pinggir jalan, tepat di bawah jembatan tol yang berada di Jalan Raya Cemorokandang.

"Dari keterangan saksi, bapak saat itu menemukan pencurinya itu tepat dipinggir jalan saat membenarkan tali biar kencang."

"Lalu di situ bapak langsung memukul pelaku dengan lampu senter dan berkelahi."

"Baru kemudian terjadi penusukan yang membuat bapak langsung tidak berdaya," ungkapnya.

Tak berselang lama, Harianto pun mendapatkan kabar dari saudaranya yang rumahnya tak jauh dari lokasi penusukan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved