Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Siapkan Rp 2,3 Miliar untuk Bansos Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Pemkot Blitar menyiapkan anggaran Rp 2,3 miliar dari dana transfer umum untuk program bansos kepada warga terdampak kenaikan harga BBM.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Canva.com
ILUSTRASI. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar menyiapkan anggaran Rp 2,3 miliar dari dana transfer umum untuk program bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan kebijakan itu mengikuti peraturan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kemenkeu meminta daerah menggunakan dua persen dari dana transfer umum untuk program bansos kepada masyarakat. 

"Tim sudah menghitung. Kami siapkan sekitar Rp 2,3 miliar dari dana transfer umum untuk program bansos kepada masyarakat," ujar Santoso kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (14/9/2022).. 

Santoso berharap program bansos kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM di Kota Blitar bisa disalurkan Oktober 2022.

Sekarang Pemkot Blitar masih menggodok jenis bansos yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM.

"Kami akan berikan bansos berupa sembako. Kalau diberikan uang tunai, kami khawatir penggunaannya tidak tepat," katanya.

Menurutnya, program bansos dari daerah ini di luar program bansos yang sudah diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat. 

Pemerintah pusat juga sudah memberikan program bansos berupa bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM. 

"Bansos dari daerah ini untuk menyisir masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved