Berita Jawa Timur Hari Ini

Gubernur Khofifah Percepat Penyaluran Bansos untuk Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan penyaluran program perlindungan sosial dampak inflasi dan kenaikan BBM di Jawa Timur.

surya.co.id/ima
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan penyaluran bansos untuk warga terdampak kenaikan harga BBM di Kabupaten Sidoarjo, Rabu (21/7/2022). Fz.surya 

SURYAMALANG.COM|SIDOARJO- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan penyaluran program perlindungan sosial dampak inflasi dan kenaikan BBM di Jawa Timur.

Hari ini, Rabu (21/9/3022), Gubernur Khofifah melakukan penyaluran bansos untuk warga terdampak kenaikan harga BBM di Kabupaten Sidoarjo. 

Bansos diberikan untuk driver mikrolet, driver ojek online, penyandang disabilitas, serta juga untuk pelaku usaha ultra mikro yang dinilai rentan secara ekonomi setelah kenaikan harga BBM.

Secara simbolis, ia menyerahkan bantuan kepada 20 Sopir Angkutan Kota Jenis Mikrolet dan 10 pengemudi ojek online. Mereka baik driver mikrolet maupun ojek online mendapatkan program Bantuan Perlindungan Sosial Bebas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 100 persen. 

Menurut Khofifah, penyaluran bantuan ke ojek online lebih mudah dibandingkan yang driver mikrolet. Hal ini karena ojol sudah memiliki verifikator dalam sistem aplikasi. 

"Betul-betul ini pembebasannya 100 persen. Nah ini memang untuk yang driver ojol penyalurannya termasuk cepat. Kenapa? Karena ada aplikatornya sehingga data driver ojol dan kendaraan bermotor sudah teridentifikasi di sana," tegas Gubernur Khofifah.

Selain itu Khofifah juga menyerahkan bantuan perlindungan sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) yang mendapatkan penguatan perlindungan sosial yang diwujudkan melalui top up senilai Rp 600.000.

"Sistem pencairannya nanti dua kali, pertamaa Rp 300.000 cair di bulan September dan yang kedua Rp 300.000 cairnya bulan November," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan zakat produktif dari Baznas Jatim dan Baznas Kab. Sidoarjo kepada 50 orang Pengusaha Ultra Mikro di wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

Khofifah menuturkan bahwa zakat produktif adalah program rutin disalurkan tiap kali Khofifah melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kota di Jawa Timur. Zakat produktif ini menyasar para pelaku usaha ultra mikro dengan besaran Rp500.000 per orang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved