Berita Malang Hari Ini
Atlet ITN Malang Bawa Lima Medali di Kejurprov Taekwondo Jatim 2022
UKM Taekwondo ITN Malang menurunkan lima atlet dan meraih 2 emas, 3 perak di ajang Kejurprov Taekwondo Antar Pelajar se-Jawa Timur 2022.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Taekwondo ITN Malang menurunkan lima atlet dan meraih 2 emas, 3 perak di ajang Kejurprov Taekwondo Antar Pelajar se-Jawa Timur 2022.
Kompetisi ini diikuti ribuan peserta mulai jenjang SD sampai perguruan tinggi. Kegiatan diadakan di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik pada 15-18 September 2022.
Medali emas diraih oleh Bernika Natasya Ifada, Kyorugi Female U73, (Teknik Geodesi) dan Maria Flaviana Magwan, Kyorugu Female U62 (Teknik Geodesi). Sedang medali perak diraih oleh Rafael Alexandro Djawa Nuwa, Kyorugi Male U54 (Teknik Sipil), Vincentius A Paulo Adhitiya Eka Darmawan, Kyorugi Male O+87 (Teknik Elektro), Ani Pitriya Rizki, Kyorugi Female U57 (Teknik Informatika).
Dari lima atlet berprestasi kali ini ada dua atlet yang baru satu tahun bergabung dengan UKM Taekwondo ITN Malang.
Mereka adalah Maria Flaviana Magwan, dan Rafael Alexandro Djawa Nuwa.
Alda, panggilan akrabnya menjelaskan jika di event itu, ia bertanding tiga kali melawan atlet dari Kediri, Mojokerto, dan Malang.
"Sejak dulu saya ingin masuk taekwondo. Tapi tidak ada ektra takwondo. Jadi, waktu kuliah ada UKM Taekwondo langsung saya bergabung," ujar Alda, mahasiswa asal NTT pada Jumat (23/9/2022).
Ia bersyukur meraih prestasi bagus. Sebab saat kompetisi pafa Maret 2022, ia hanya mampu meraih perak.
"Waktu final selisih poinnya cukup jauh, 29 VS 4 poin untuk lawan," ucapnya.
Sedangkan Rafael Alexandro Djawa Nuwa, Kejurprov menjadi kejuaraan kali pertama baginya.
Saat final, Exan, panggilan aktabnya sempat grogi di ronde pertama.
"Mungkin kecapaian. Jadi, stamina sempat turun di akhir ronde kedua," terangnya.
Ia mengaku, saat final, perolehan poinnya tipis. Yaitu 25 VS 29.
ia mengatakan suka taekwondo saat kakaknya jadi atlet taekwondo ITN Malang.
"Kalau kakak pulang, saya diajari teknik-teknik dasar taekwondo seperti tendangan," terang mahasiswa asal NTT ini.