Kisah Soeharto Selamat Saat Peristiwa G30S/PKI Pecah, Ibu Tien Bertemu Anak Bawa Racun Tikus

Kisah Soeharto bisa selamat saat tragedi G30S/PKI pecah 57 tahun silam. Ada insiden anak ngaku anak Soeharto bawa racun tikus bertemu Ibu Tien.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Tribunnews
Soeharto: Kisah Soeharto bisa selamat saat tragedi G30S/PKI pecah 57 tahun silam. 

SURYAMALANG.COM - Berikut ini kisah Soeharto selamat saat peristiwa G30S/PKI pecah yang jarang diketahui publik.

Bu Tien bahkan sempat menceritakan dirinya bertemu dengan seorang anak perempuan yang mengaku sebagai anak Soeharto sambil membawa bubuk racun tikus

Peristiwa G30S/PKI sudah 57 tahun berlalu sejak tanggal 30 September 1965 silam.

Beragam kisah peristiwa G30S/PKI di Indonesia masih ramai menarik perhatian masyarakat.

Di antaranya kisah terbunuhnya para jenderal TNI AD dalam aksi G30S/PKI, yang juga mengungkap cerita bagaimana Presiden Soeharto selamat dari peristiwa mengerikan tersebut.

Kisah ini tertuang dalam buku otobiografi Ibu Tien Soeharto berjudul "Siti Hartinah Soeharto Ibu Utama Indonesia".

Di sana dijelaskan, akibat musibah yang dialami Tommy Soeharto, Soeharto harus berjaga di rumah sakit, namun itu secara tidak langsung justru menyelamatkan Soeharto dari aksi penculikan.

Dikisahkan pula, ada seorang anak perempuan yang mengaku anak Soeharto, mendatangi rumah dan membawa racun tikus.

Ibu Tien meyakini anak itu adalah suruhan untuk menghabisi Soeharto dengan perintah memasukkan racun tikus ke dalam minuman atau makanan Soeharto.

Berikut adalah cuplikan kisah dalam buku tersebut:

Ibu Tien, istri Seoharto sengaja berkumpul di markas Persit untuk mendengarkan penjelasan dari Menteri/Panglima AD Achmad Yani.

"Pak Yani dalam pertemuan tersebut menjelaskan situasi politik pada waktu itu yang makin gawat," kenangnya seperti terungkap dalam buku otobiografinya berjudul 'Siti Hartinah Soeharto Ibu Utama Indonesia'.

"Selama saya menjadi istri prajurit, baru pertama kali itulah saya menerima uraian politik yang menyangkut nasib negara dan bangsa," lanjutnya.

"Biasanya seorang istri prajurit itu tidak diberitahu hal-hal yang bersifat rahasia," lanjut Ibu Tien.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved