TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Aremania Sesalkan Tembakan Gas ke Tribun saat Tragedi Arema Vs Persebaya, Bongkar Pemicu Sebenarnya

Aremania membeberkan pemicu kericuhan Arema Vs Persebaya di laga pekan 11 Liga 1 2022.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM
Potret kerusuhan Arema Vs Persebaya (KIRI) dan potret Aremania (KANAN): Aremania membeberkan pemicu kericuhan Arema Vs Persebaya 

"Padahal yang membuat masalah dibawah, kenapa tidak ditembakan dibawah saja," tambahnya.

Seperti diketahui tembakan gas air mata sudah dilarang saat proses pengamanan pertandingan khususnya di sepak bola.

Meski begitu perwakilan Aremania Korwil Turen ini tak menyalahkan salah satu sudut petugas saja.

Para sekelompok ini juga menanyakan peran menejemen Arema FC atas kejadian tembakan gas mata yang berarah ke tribun.

Pasalnya Manajemen Arema FC berperan sebagai tuan rumah di pertandingan Derby Jatim tidak ada upaya untuk menghentikan.

"Kami kayak dibantai di dalam stadion padahal ada anak-anak dan perumpuan," ujarnya.

Tak sampai disitu sekumpulan Aremania ini juga beberkan harapannya atas tragedi Arema Vs Persebaya.

"Pertanggung jawaban sesuai apa yang mungkin hak kami sebagai Aremania, apalagi untuk korban yang telah meninggal dunia.

Bukan hanya minta maaf tapi bagaimana untuk kedepannya." ujarnya.

Simak video selengkapnya di bawah ini: 

Tangis Keluarga Korban Arema Vs Persebaya di RS Saiful Anwar Malang

Belasan korban Arema Vs Persebaya dilaporkan tewas tanpa identitas dan beberapa di antaranya masih ada di luar ruang jenazah.

Sejumlah relawan melaporkan, barisan korban di RS Saiful Anwar merupakan rujukan dari RS Wava Husada Malang. 

RS Wava Husada Malang merujuk para pasien karena sudah tak mampu lagi menampung banyaknya korban. 

Dari laporan terakhir yang diterima SURYAMALANG.COM, korban tewas sejauh ini bertambah jadi 129 orang setelah sebelumnya dilaporkan berjumlah 127 orang. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved