TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Sikap dan Rekomendasi Bonek Writers Forum Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ada 11 Poin Penting

Sikap dan Rekomendasi Bonek Writers Forum Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ada 11 Poin Penting

Editor: Eko Darmoko
BWF
Bonek Writers Forum (BWF) 

SURYAMALANG.COM - Tragedi Stadion Kanjuruhan menelan ratusan korban jiwa selepas Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Setidaknya, tercatat 127 orang tewas (data terakhir dari Polda Jatim, Minggu 2 Oktober 2022).

Tragedi Stadion Kanjuruhan dimulai ketika adanya ricuh Aremania dan dibalas aparat dengan menembakkan gas air mata.

Bonek Writers Forum (BWF) mendesak agar semua stakeholders fokus untuk menyelesaikan permasalahan di dalam sepak bola Indonesia.

Penghentian liga memang salah satu langkah, namun jangan lupakan akar dari permasalahan, yakni tak adanya regulasi untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Baca juga: Andie Peci Imbau Bonek Tidak Konvoi Kemenangan, Hormati Korban Meninggal di Laga Arema Vs Persebaya

Baca juga: Menyikapi Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Arema FC : Saya Minta Maaf Kepada Warga Malang Raya

Selain mengucapkan duka cita mendalam atas jatuhnya korban baik suporter maupun petugas keamanan, BWF memberikan beberapa rekomendasi agar peristiwa serupa tidak terulang:

1. Mendesak DPR RI membuat pansus untuk menyelidiki peristiwa berdarah ini.

2. Mendorong pemerintah bersama DPR menyusun dan membuat UU suporter seperti di Inggris saat pemerintah dan parlemennya membuat UU usai tragedi Hillsborough.

3. Meminta PSSI bertanggungjawab atas peristiwa ini karena jatuhnya korban tewas dan luka di stadion telah berulang kali terjadi.

4. Menstandarisasi prosedur penanganan massa sepak bola oleh petugas keamanan.

5. Petugas keamanan mengikuti aturan FIFA dengan tidak lagi menggunakan gas air mata untuk mengatasi ricuh penonton di dalam stadion.

6. Announcer pertandingan wajib menyebutkan titik kumpul serta arah evakuasi sebelum laga dan sepanjang laga, dan waktu lainnya mengantisipasi kericuhan.

7. Seluruh stadion harus berkursi atau all seater stand. Tidak boleh ada lagi terrace stand atau tribun beton. Ini penting untuk menentukan dengan akurat jumlah penonton di stadion.

8. Kapasitas tiket yang dicetak hendaknya tidak full, tapi ada spare 5 persen kursi kosong untuk proses evakuasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved