TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Arema FC Menang Telak 7-2 Atas Tim Junior, Javier Roca Ungkap Kondisi Terkini Pasukan Singo Edan

Arema FC Menang Telak 7-2 Atas Tim Junior, Javier Roca Ungkap Kondisi Terkini Pasukan Singo Edan

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Pelatih Arema FC Javier Roca saat mendampingi timnya di laga lawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/9/2022). 

SURYAMALANG.COM - Tragedi Stadion Kanjuruhan sudah pasti mengguncang psikologis pemain Arema FC.

Dalam tragedi selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, 1 Oktober 2022, sebanyak 135 orang tewas.

Terkait pemulihan kondisi mental pemain Arema FC, pelatih Javier Roca pun sabar menemani dan memberi semangat kepada para pemainnya.

Kini tim perlahan mulai bangkit berlatih rutin dan menggelar sesi latihan bersama Arema FC U-20 di Lapangan Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (5/11/2022).

Hasilnya, Johan Ahmat Farizi dkk mendominasi.

Mereka meraih kemenangan telak 7-2 atas para juniornya di Arema FC U-20.

Baca juga: Arema FC Siap Patuhi Format Lanjutan Liga 1 2022 dan Rela Terima Hukuman Terkait Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Mundur sebagai Presiden Arema FC, Ini Tiga Kenang-kenangan Juragan 99 untuk Singo Edan

Javier Roca mengatakan secara permainan saat latihan bersama, tim berjuluk Singo Edan belum bisa dikatakan sembuh atau pulih.

"Kalau secara individual masing-masing pemain sebenarnya sama."

"Jadi belum 100 persen. Soal hasil juga tidak bisa menjadi ukuran, kami melawan tim U-20 yang mereka juga masih terbentuk belum lama," kata Javier Roca dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.

Namun ia tetap memberikan apresiasi, pemain menunjukkan keseriusan untuk beradaptasi lagi dalam permainan satu lapangan penuh.

Dua minggu sebelumnya, tim lebih fokus pada pemulihan psikis pemain.

Mereka tidak diberikan program latihan berat dan difokuskan pada program latihan yang bersifat fun untuk terapi, yang ditentukan bersama dengan tim psikolog.

Selain itu, selama latihan pun pemain harus mendapatkan pendampingan psikolog dengan sesi konseling secara tim maupun individu.

Latih tanding ini merupakan pertandingan perdana pasca-tragedi Kanjuruhan.

"Paling tidak sudah mulai ambil ritme permainan satu lapangan penuh."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved