Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa Prodi EBC Binus Kampus Malang Pamerkan Produk Bisnisnya di Matos

Mahasiswa Prodi Entrepreneurship and Business Creation (EBC) Binus University Kampus Malang memamerkan produknya di lower ground Malang Town Square.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
sylvianita widyawati
Dua mahasiswa Prodi Entrepreneurship and Business Creation (EBC) Binus University Kampus Malang yaitu Chelsea Aisyah (kiri) yang merintis bisnis fashion dengan rekannya Flora Febri (kanan) bermula dari hobi. Produk dipamerkan dan dijual di Matos mulai 11-13 November 2022. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa Prodi Entrepreneurship and Business Creation (EBC) Binus University Kampus Malang memamerkan produk bisnisnya di lower ground Malang Town Square (Matos) yang berakhir pada Minggu (13/12/2022). Kegiatan ini diadakan sejak 11 November 2022 lalu. 


EBC Expo 2022 ini mengusung tema "Celebrate Creativity and Innovation With Bijus Young Entrepreneurs". "Tujuan pameran ini untuk mengenalkan luaran program enrichment untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai calon wirausahawan di masa depan," jelas Etsa Astridya Setiyati SE PGradDiplBus MCom, Kaprodi EBC Binus kampus Malang pada suryamalang.com di sela acara.


Ada 28 usaha rintisan mahasiswa yang dipameran lewat berbagai produk seperti fashion dan FnB. Alvin Yoga memamerkan bisnis maggotnya. Telur dari larva tentara hitam (black soldier) betina menjadi maggot. "Kami masih jalan underground tapi sudah punya farm di Kepanjen, Kabupaten Malang," jelas Alvin pada suryamalang.com.


Dikatakan, maggot selain untuk mengurai sampah juga hewan yg punya protein tinggi buat pakan ternak. Per kg maggot segar harganya Rp 10.000 yang dijual ke pecinta burung, reptil dan peternak ayam. "Dalam satu minggu, kami bisa menghasilkan maggot 50-60 kg," terangnya. Untuk itu, ia bermitra dengan dua warung di Kepanjen untuk mendapatkan limbah makanan untuk diberikan ke maggot.


Mereka mau memilah sampah organik yang disediakan. "Kami ingin menggandeng DLH untuk mengembangkan usaha ini kedepannya," katanya. Sebab nantinya tak hanya maggot tapi juga lainnya sebagai upaya scale up. Misalkan ternak lele sehingga di kandang ada ekosistem. Untuk menggerakkan bisnisnya, ia bersama temannya. "Jadi kami hanya berdua. Tugasnya ngambil sampah juga ke mitra," jelasnya.


Tantangan awal adalah pada bau sampah sehingga diprotes tetangga dan akhirnya ada solusinya. Dimana sampah organik dimasuklan wadah untuk difermentasi dan tiga hari kemudian dimakankan maggot. Sedang Chelsea Aisyah mengibarkan bisnis fashion dengan rekanya Flora Febri. "Awalnya ya karena saya hobi fashion dan kini memulai bisnis fashion," kata Chelsea. 


Khusus di acara itu, ia menjual produk outer dan rok plisket panjang Rp 40.000. Pasarnya adalah usia 16-35 tahun lewat brand Choosly Official. "Usaha ini saya tekuni sejak semester 5," kata mahasiswa semester  7 Binus ini. Ia membuat outer karena melihat anak muda sekarang suka nongkrong dan perlu busana yang trendy tapi tidak gerah. 


Ia juga menjual produknya di market place dan WA bisnis. "Prinsip kita mengeluarkan barang satu seri antara 3-6 bulan. Setelah itu bikin seri lain dengan ikut trend," jawabnya. Ia ingin setelah lulus kelak tetap menekuni bisnis fashion ini. Ditambahkan Etsa, mahasiswa ECB yang ikut pameran di Matos adalah angkatan 2019 dan ditargerkan lulus 2023. "Binusian 2023 ini sedang melakukam enrichment  program pada semester 6-7," kata dosen ini.


Menurut dia, mahasiswa boleh mengambil jalur enrichmentship dengan membuat usaha rintisan, magang, study ke luar negeri dengan perguruan tinggi mitra atau ambil fast track ke S2. "Yang ini lebih banyak mengambil jalur membuka usaha rintisan," kata dosen berkacamata ini. 


Jika memilih usaha rintisan, maka mereka dibimbing mentor bisnis sesuai dengan bisnis mereka. "Misalkan jika memilih bisnis fashion, maka mentornya linier. Ini tak hanya buat bimbingan taoi juga buat network. Pameran ini merupakan salah satu proses untuk validasi pasar. Apa oke atau belum dari pengunjung terhadap produk mereka," tambahnya. Juga belajar interaksi sosial lebih luas. 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved