Berita Arema Hari Ini
Biodata Joko Driyono yang Masuk Daftar Tim Pemulihan Arema FC Bersama Ratu Tisha, Mantan Ketum PSSI
Berikut ini biodata Joko Driyono, yang namanya masuk di daftar tim pemulihan Arema FC.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Dyan Rekohadi
Lebih lanjut Wiebie mengaku menaruh harapan tinggi kepada tokoh-tokoh sepak bola nasional yang expert dalam tata kelola klub secara profesional ikut andil dan intens di tim pemulihan Arema FC.
Yang mengejutkan, muncul nama Mantan Plt Ketua PSSI Joko Driyono atau Jokdri yang pernah di penjara dan divonis satu tahun enam bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019) silam.
Joko Driyono dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus menghilangkan alat bukti pengaturan skor Liga 1 Indonesia.
Selain itu juga ada nama Ratu Tisha mantan Sekjen PSSI. Nama keduanya masuk dalam tim pemulihan Arema FC.

“Dari nama-nama yang beredar dan sudah muncul, tentu saja semua memberikan harapan baru.
Termasuk munculnya figur-figur seperti Pak Joko Driyono, Ratu Tisha hingga Ronny Suhatril, mereka bisa membantu Arema FC yang bisa dibilang saat ini terpuruk,” jelasnya.
Lantas siapa sebenarnya Joko Driyono?
Melansir biodata Joko Driyono sempat menjadi Ketua Umum PSSI dan menggantikan Edy Rahmayadi, Joko Driyono sebelumnya merupakan wakil ketua PSSI.
Karier Joko Driyono di dunia sepakbola berawal dari kiprahnya sebagai seorang jurnalis olahraga.
Dari situ, Joko Driyono kemudian mendapat kesempatan untuk menjadi manajer di Pelita Krakatau Steel.
Di awal tahun 1990-an, Joko Driyono mendapat tawaran untuk bergabung bersama PSSI.
Masuk PSSI dengan jabatan sebagai anggota, karier Joko Driyono terus meningkat dengan menempati posisi-posisi strategis di PSSI.
Sepanjang ia berkarier di PSSI, Joko Driyono tercatat pernah menempati jabatan sebagai CEO PT Liga (Operator ISL), Sekretaris Jenderal PSSI, Wakil Ketua, hingga kini menjadi Ketua Umum PSSI.
Joko Driyono menjadi satu di antara anggota kepengurusan PSSI yang kerap menerima kontroversi, terutama perihal rangkap jabatan yang tengah dilakoninya.
Pada 2013 lalu, di bawah pemerintahan Nurdin Halid, ia yang harusnya menjadi Sekjen PSSI, diketahui merangkap jabatan sebagai CEO PT Liga Indonesia.