Berita Tuban Hari Ini

Ingin Coba Nasi Goreng Jagung Lauk Teri dan Jeroan? Ini Lokasinya di Kerek, Tuban

Nasi goreng jagung yang lagi hits di Kecamatan Kerek, Tuban ini hanya seharga Rp 10-12 ribu. 

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Yuli A
mochammad sudarsono
Kuliner nasi goreng jagung bisa ditemui di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur.  

Nasi goreng jagung yang lagi hits di Kecamatan Kerek, Tuban ini hanya seharga Rp 10-12 ribu. 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Nasi goreng berbahan beras sudah biasa di mana-mana. Bagaimana jika nasi goreng berbahan jagung atau nasi goreng jagung? 

Bagi anda yang penasaran dengan rasanya, tak ada salahnya jika mencoba menu tak biasa tersebut. 

Kuliner nasi goreng jagung bisa ditemui di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur. 

Dengan bumbu seperti umumnya dicampur dengan nasi jagung yang memiliki rasa gurih, membuat siapapun yang melihat ingin mencicipi. 

Bahkan, taburan toping ikan teri mampu menjadi daya tarik melengkapi cita rasa nasi jagung goreng. 

Tak hanya itu, menu lauk lain seperti telur, daging suir, sosis hingga jeroan ayam juga disediakan sebagai pelengkap. 

"Sudah membuat nasi goreng jagung tiga tahun lalu," kata pemilik usaha nasi goreng jagung, Karji, ditemui di rumahnya, Minggu (20/11/2022). 

Ia menjelaskan awal mula membuat usaha nasi goreng yang berbeda tersebut. 

Berawal sepulang merantau dari pulau Kalimantan sekitar tiga tahun lalu, ia pulang ke kampung dan bingung mau membuat usaha apa. 

Kuliner nasi goreng jagung bisa ditemui di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur. 
Kuliner nasi goreng jagung bisa ditemui di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur.  (mochammad sudarsono)

Namun pria 31 tahun itu melihat adanya potensi jagung di kampung halamannya, hingga munculah ide untuk membuat nasi goreng jagung. 

Awal memulai usaha tentu tidak seramai sekarang, yang kini penjualannya bisa mencapai hingga 60 porsi meski hanya melayani di rumah. 

"Dulu tidak begitu ramai, sekarang ramai order bisa melalui media sosial. Kadang ada yang datang ke rumah langsung," terangnya. 

Campuran bumbu yang dibalut menyatu dengan nasi jagung, mampu menggugah lidah untuk menyantap olahan dari pria desa tersebut. 

Bahkan pembeli juga datang dari luar kecamatan. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved