Berita Kediri Hari Ini
Hanya 3 Persen Warga Kota Kediri Tidak Memiliki BPJS Kesehatan
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menyebutkan, hanya 3 persen warganya yang belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan.
Penulis: Dodo Hawe | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menyebutkan, hanya 3 persen warganya yang belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan.
Hal itu diungkapkan Abdullah Abu Bakar dalam acara Penganugrahan Prestasi Bidang Kesehatan dan Seminar Peningkatan Fasilitas Kesehatan di Era New Normal di Grand Surya Hotel, Rabu (23/11/2022).
Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 bertajuk Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku.
Abdullah Abu Bakar menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan tenaga kesehatan atas kerjasama yang baik selama ini. "Saatnya kita terus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kediri," ujarnya.
Diungkapkan, potensi Kota Kediri di bidang kesehatan sangat besar. Saat ini sudah banyak fasilitas kesehatan yang tersedia di Kota Kediri.
Ke depan Kota Kediri juga akan semakin ramai dengan adanya bandara dan jalan tol. Sehingga fasilitas layanan kesehatan dasar di Kota Kediri harus baik.
"Tolong warga diberikan pelayanan dan solusi terbaik. Semua fasilitas kesehatan harus baik juga tidak hanya RSUD Gambiran dan RSUD Kilisuci. Saya minta Puskesmas sudah memiliki rencana untuk memperbaiki Puskesmasnya," jelasnya.
Walikota juga menyambut baik seminar yang mengangkat topik yang hangat dibicarakan yakni penyakit gagal ginjal akut dan penggunaan obat sirup.
Topik itu harus diatasi bersama. Masyarakat harus diberikan edukasi mengenai penyakit gagal ginjal akut dan penggunaan obat sirup.
"Saya minta Dinkes tidak lelah memberikan edukasi pada masyarakat mengenai masalah tersebut. Agar masyarakat ini lebih selektif dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat," ujarnya.
Kepada camat dan lurah untuk mendorong masyarakat melaksanakan vaksin booster yang kedua. Yakni untuk sasaran lanjut usia. Karena vaksin booster ini sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Nanti segera dibicarakan seperti apa teknisnya. Saya minta camat dan lurah mengajak warga lansia vaksin booster yang kedua untuk memberikan rasa aman bagi kita semua," ajaknya.
Walikota yang akrab disapa Mas Abu juga memberikan apresiasi prestasi bidang kesehatan yang diserahkan kepada Herman Trimawan sebagai Juara I tenaga kesehatan Terbaik tingkat Nasional kategori Puskesmas.
Selanjutnya, prestasi bidang kesehatan tingkat kota kategori Puskesmas dengan kinerja terbaik. Juara I Puskesmas Kota Wilayah Selatan, juara II Puskesmas Pesantren 2, dan juara III Puskesmas Balowerti.
Kategori Puskesmas dengan Indeks Kepuasan Masyarakat Tertinggi, juara I Puskesmas Kota Wilayah Utara, juara II Puskesmas Ngletih, dan juara III Puskesmas Pesantren 1.