Berita Gresik Hari Ini

Warga Terancam Lumpuh Akibat Tertimpa Pohon, Kades Mohon Segera Dirujuk ke RS dr Soetomo

#GRESIK - Tidak hanya Sucipto, warga Desa Tumapel yang dirawat adalah Karniti, seorang petani berusia 56 tahun. Mengalami patah kaki kanan.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yuli A
willy abraham
Kepala Desa Tumapel, Ziadatul Akmal, saat membesuk Sucipto berusia 51 tahun warga Desa Pandanpancur, Deket, Lamongan yang tinggal di Desa Tumapel, saat di RSUD Ibnu Sina Gresik. 

#GRESIK - Tidak hanya Sucipto, warga Desa Tumapel yang dirawat adalah Karniti, seorang petani berusia 56 tahun. Mengalami patah kaki kanan.

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Korban tertimpa bangunan pangkalan ojek akibat diterjang angin puting beliung di Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan, Gresik mengerang kesakitan.

Kondisinya makin melemah saat dijenguk Kepala Desa Tumapel Ziadatul Akmal di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Korban atas nama Sucipto berusia 51 tahun warga Desa Pandanpancur Kecamatan Deket, Lamongan tinggal di Desa Tumapel. Dia adalah seorang tukang ojek yang sedang meneduh saat hujan deras disertai angin kencang.

Bangunan semi permanen itu ambruk menimpa sepeda motor dan bagian punggung Sucipto. Sehingga merasakan nyeri pada punggung dan tidak bisa digerakkan.

Kondisi Sucipto semakin memburuk setelah dilarikan ke Puskesmas kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina. Ziadatul Akmal merujuk Sucipto ke rumah sakit plat merah itu sejak semalam.

Meski sempat berdebat dengan pegawai RSUD Ibnu Sina karena tidak bisa memanfaatkan BPJS dan UHC karena korban bencana. Wanita yang akrab disapa Aida ini tidak tega melihat kondisi Sucipto.

"Pasien atas nama Sucipto setelah visit dokter dinyatakan dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo. Kata dokternya bisa dirujuk 2 atau 3 hari kedepan. Saya hitung total di RS Ibnu Sina selama lima hari. Disini saya minta tolong barangkali bisa diusahakan segera diberangkatkan karena korban merintih kesakitan pak, kondisinya semakin melemah," kata Aida, Rabu (30/11/2022).

Tidak hanya Sucipto, warga Desa Tumapel yang dirawat adalah Karniti, seorang petani berusia 56 tahun. Mengalami patah kaki kanan. Kondisi Karniti tidak separah Sucipto yang harus dirujuk.

Sementara korban lainnya yang tidak sampai masuk rumah sakit adalah Azis. Dia terkena paku saat membantu evakuasi korban trtimpa pangkalan ojek.

"Musibah kemarin membuat lima rumah, satu gapura dan satu pangkalan ojek rusak. Total kerugian sekitar Rp 300 juta," imbuhnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved