Berita Probolinggo Hari Ini

636 Tiket Kereta Api dari Probolinggo Terjual untuk Periode Libur Natal dan Tahun Baru

Jogja, Banyuwangi, Surabaya dan Jember menjadi tujuan favorit para pemumpang kereta api dari Stasiun Probolinggo.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Yuli A
danendra kusuma
Stasiun Probolinggo. 

Jogja, Banyuwangi, Surabaya dan Jember menjadi tujuan favorit para pemumpang kereta api dari Stasiun Probolinggo.

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Sebanyak 636 tiket kereta api keberangkatan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Stasiun Probolinggo ludes terjual.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember memprediksi penjualan tiket periode Nataru keberangkatan melalui Stasiun Probolinggo bakal terus bertambah.

Manajer Humas Daop 9 Jember, Azhar Zaki mengatakan pihaknya telah membuka tiket kereta api periode Nataru pada Senin (7/11/2022).

Sedari pembukaan hingga Kamis (1/12/2022) tiket periode Nataru di Stasiun Probolinggo baru terjual 636 tiket.

Jumlah penjualan tersebut masih setara 0,45 persen dari total tiket kereta api jarak jauh yang disediakan PT. KAI selama angkutan Nataru, yakni sebanyak 141.288 tiket.

Sebagai informasi, pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ini, PT. KAI menerapkan masa angkutan Nataru adalah pada 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

"Jumlah penjualan tiket Nataru untuk keberangkatan dari Stasiun Probolinggo belum begitu melonjak signifikan. Namun, penjualan tiket akan terus bertambah hingga mendekati libur Nataru," katanya.

Azhar menyebut tujuan favorit penumpang saat Nataru antara lain Jogja, Banyuwangi, Surabaya dan Jember.

Rata-rata calon penumpang memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 25 Desember 2022.

"Sementara, okupansinya 130 tempat duduk telah terisi, dari KA Sritanjung relasi Ketapang-Lempuyangan, KA Probowangi relasi Ketapang-Surabaya maupun KA Probongawi Relasi Surabaya-Ketapang, KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon," sebutnya.

Pembelian tiket kereta api periode Nataru bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access, laman kai.id, contact center 121, loket stasiun minimal 3 jam sebelum keberangkatan, maupun seluruh mitra resmi pemesanan tiket.

Di sisi lain, Azhar menjelaskan pihaknya masih menerapkan aturan atau syarat sesuai SE Kementerian Perbuhubungan Nomor 84 Tahun 2022 bagi penumpang kereta api.

Di antaranya, penumpang kereta api berusia 18 tahun ke atas wajib telah melakukan vaksin ketiga (booster) dan penumpang berusia 6-17 tahun wajib sudah vaksin kedua. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved