Piala Dunia 2022

3 Kunci Maroko Bisa Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ada Doa Ibu Hingga Faktor Diaspora

3 Kunci Maroko Bisa Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ada Doa Ibu Hingga Faktor Diaspora

Editor: Eko Darmoko
Instagram/fifaworldcup
Pemain Maroko, Achraf Hakimi, menghampiri ibunya di tribun penonton seusai mengalahkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. 

SURYAMALANG.COM - Maroko mengejutkan dunia setelah mempecundangi Spanyol dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.

Kemenangan atas Spanyol membawa Maroko lolos ke perempat final Piala Dunia 2022.

Di perempat final, Maroko akan menghadapi Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Sabtu (10/12/2022) pukul 22.00 WIB.

Saat menghadapi Spanyol, tak ada gol pada waktu normal dan babak extra time, namun Maroko mengakhiri laga dengan kemenangan 3-0 via adu penalti.

Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi bintang lapangan usai menggagalkan tiga penendang Spanyol.

Baca juga: Maroko Sukses Usir Spanyol dari Piala Dunia 2022 Melalui Drama Adu Tendangan Penalti

Baca juga: Inggris Vs Perancis Perempat Final Piala Dunia 2022, Luke Shaw Bicara Blak-blakan Soal Kylian Mbappe

Kemenangan ini membuat Maroko menjadi negara keempat asal Afrika yang berhasil menjejakkan kaki di babak delapan besar alias perempat final.

Sebelumnya, Kamerun menjadi negara pertamanya yang melakukamnya pada 1990 lalu, disusul oleh Senegal (2002) dan Ghana (2010).

Keberhasilan ini tak lepas dari beberapa hal yang mendasarinya.

Berikut ada tiga faktor yang menjadi alasan penampilan gemilang Maroko di Piala Dunia 2022, dikutip BolaSport.com dan SURYAMALANG.COM dari Al Jazeera.

Maroko maju ke perempat final Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Spanyol di babak 16 besar.
Maroko maju ke perempat final Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Spanyol di babak 16 besar. (Instagram/fifaworldcup)

1. Dukungan keluarga

Kebijakan Walid Regragui sebagai pelatih dan presiden Federasi Sepak Bola Maroko, Fouzi Lekjaa, untuk memberikan kebebasan para pemain membawa keluarga terbukti manis.

Keduanya mempersilakan para pemain untuk memilih siapa saja yang bisa dibawa untuk memberikan dukungan khusus saat Maroko bermain.

Contohnya, pemain seperti Achraf Hakimi beberapa kali tertangkap lensa kamera mendatangi ibunya selepas laga untuk sekadar mencium dan berterima kasih.

Walid Regragui sendiri sebagai pelatih membawa ibunya, Fatima, yang tak pernah keluar dari Paris (tempat tinggalnya) selama 50 tahun, hanya untuk menyemangati anaknya.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved