Berita Lamongan Hari Ini
Tiga Kecelakaan Maut yang Aneh di Lamongan, Semua Melibatkan Orang Dekat Pejabat
Arfian Dwi Pratama adalah sopir mobil dinas Asisten 2 Pemkab Lamongan. Dia kabur dan akhirnya tertangkap usai menabrak mati seorang pengendara motor.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Tiga peristiwa kecelakaan maut di Lamongan menunjukkan gejala aneh. Semuanya terjadi di ruas jalan yang sama. Semuanya juga melibatkan orang-orang dekat pejabat Pemkab Lamongan.
Peristiwa terakhir melibatkan Arfian Dwi Pratama (24) di depan MPP, Jalan Lamongrejo, Lamongan, Sabtu (17/12/2022). Arfian Dwi Pratama adalah sopir mobil dinas Asisten 2 Pemkab Lamongan.
Dia kabur dan akhirnya tertangkap usai menabrak mati seorang pengendara motor.
Guna mendalami kasus itu, Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan menggelar olah TKP, Senin (19/12/2022).
Olah TKP dipimpin langsung Kanit Gakkum Iptu Anang Purwo Widodo didampingi dua anggota Lantas sebagai tindak lanjut penanganan kecelakaan yang ditinggal kabur oleh pengemudi mobil dinas nopol S 1744 JP.
Berdasarkan olah TKP, pengendara motor, Ahmad Yani, tertabrak di timur garis putih badan jalan.
Sementara peragaan korban digantikan oleh seorang juru parkir yang melihat kejadian dan posisi korban saat berada di TKP saat insiden itu terjadi.
Petugas Gakkum juga mengukur jarak antara bahu jalan dengan korban yang tergeletak di tengah badan jalan, timur marka jalan.
Menurut Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno, olah TKP lakalantas ini merupakan serangkaian tindakan di TKP untuk mencari dan mengumpulkan keterangan, petunjuk.
"Termasuk mengumpulkan barang bukti, identitas tersangka, dan saksi, korban, mencari hubungan antara saksi atau korban, tersangka, serta untuk memperoleh gambaran penyebab terjadinya kecelakaan Lalu Lintas, " kata Aristianto.
Pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait hasil olah TKP. Karena semuanya masih harus dilanjutkan dengan gelar perkara.
"Belum tahu, kita nanti masih gelar perkara, " katanya.
Pihaknya masih menunggu hasil olah TKP, karena masih ditangani Gakkum. " Belum, belum ada laporan dari Gakkum, " kata Aristianto.
Menurutnya, olah TKP oleh Gakkum ini merupakan serangkaian tindak lanjut dan peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (17/12/2022).
Sekedar diketahui, insiden yang dialami oleh sopir Asisten 2 ini mengingatkan kejadian laka lantas yang pernah dialami oleh dua orang dekat alm Bupati Fadli yakni ajudan, Harwa Yutomo dan Sekpri Nurkholis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Arfian-Dwi-Pratama-adalah-sopir-mobil-dinas-Asisten-2-Pemkab-Lamongan.jpg)