Berita Gresik Hari Ini
Bupati Gresik Geram Pada PT PLN dan PJB, Pelayanannya Buruk di Pulau Bawean
BUPATI GRESIK: "Intinya, PLN dan PJB pelayanane buruk di Pulau Bawean."
Penulis: Sugiyono | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) kecewa atas pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik, sebab sejak Desember 2022 sampai sekarang masih melakukan pemadaman bergilir di Pulau Bawean.
Pria yang akrab disapa Gus Yani ini geram, sebab PLN memberikan pelayanan yang buruk. Sampai saat ini warga Pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir sejak awal Desember tahun 2022.
"Kami sudah siapkan KRI Soeharso untuk warga Pulau Bawean yang terkena cuaca buruk sehingga melalui diskresi Bupati untuk warga Pulau Bawean, tapi tidak dimanfaatkan optimal oleh PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Warga pulau Bawean masih mengalami pemadaman bergilir hingga hari ini," kata Gus Yani, Kamis (5/1/2023).
Padahal, dua hari sebelum KRI Soeharso berangkat, PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik siap mengirim 20 genset. Namun faktanya, genset yang dikirim ke Pulau Bawean jumlahnya jauh di bawah itu. Hal ini membuat Bupati Gus Yani emosi, sebab warga di Pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir.
"Intinya, PLN dan PJB pelayanane buruk di Pulau Bawean," katanya.
Dampak padaman PLN secara bergilir disampaikan Kepala UPT SDN 387 Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak - Pulau Bawean Gresik Waluyo Iskak. Pemadaman listrik secara bergilir di 42 Desa di Pulau Bawean mengganggu aktifitas warga Bawean. Termasuk aktifitas pendidikan di Pulau Bawean.
"Mengganggu pendidikan pemadaman listrik secara bergilir ini. Selama pemadaman bergilir, kami tidak bisa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan informasi teknologi (IT). Ruang kelas pun juga gelap selama kegiatan kelompok belajar mengajar (KBM), kasihan para siswa," kata Waluyo Iskak.
Sementara itu, Kepala PLN UP 3 Gresik, Bustani meminta maaf atas pemadaman secara bergilir di Pulau Bawean. Karena kondisi cuaca buruk dan manajemen terpaksa melakukan pemadaman listrik secara bergiliran di Pulau Bawean.
"Iya kami mohon maaf, saat itu hanya empat genset yang bisa kami kirim menggunakan kapal perang KRI Soeharso yang difasilitasi pak Bupati," kata Bustani.
Atas pelayanan tersebut, Bustani menyatakan bersyukur, sebab Bupati Gus Yani sudah memberikan pelayanan terbaik untuk pengiriman genset. "Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Gus Yani, sehingga bisa mengirim empat unit ganset ke Pulau Bawean dengan lancar," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/GELAP-Suana-gelap-di-Pulau-Bawean-akibat-pemadaman-listrik-secara-bergilir.jpg)