Berita Surabaya Hari Ini
DOKU Beri Edukasi QRIS di Kepo Market, Surabaya
DOKU memberi edukasi pembayaran non tunai lewat QRIS dalam ajang Kepo Market di Galaxy Mall, Surabaya
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - DOKU memberi edukasi pembayaran non tunai lewat QRIS dalam ajang Kepo Market di Galaxy Mall, Surabaya, Jumat (13/1/2023) sampai Minggu (15/1/2023).
"Sehingga transaksi antara tenant dan pengunjung yang datang menjadi lebih praktis dan higienis namun tetap aman," kata Herunata Joseph, AVP Merchant Acquisition SME DOKU kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (14/1/2023).
Pengunjung cukup menyiapkan m-banking/e-wallet, dan dapat langsung kulineran tanpa repot dengan uang kembalian di 150 tenant food and baverage (F&B) yang ada di dalam event tersebut.
"DOKU hadir di Surabaya sudah dua kali. Animo masyarakat Surabaya untuk bazar UMKM sangat luar biasa," jelas Herunata.
Sebelum bazar, DOKU telah menyampaikan beberapa materi terkait kiat go digital praktis untuk pemilik tenant melalui workshop pendampingan Juragan DOKU.
"Kami berharap tenant maupun pengunjung semakin nyaman bertransaksi, sehingga kedua belah pihak dapat merasakan manfaat langsung dari pembayaran non-tunai,” ungkap Herunanta.
DOKU telah mempersiapkan berbagai inovasi produk baru yang siap membantu para UMKM agar dapat menerima pembayaran dari para pelanggan dengan lebih efektif melalui metode bayar non-tunai.
"Kami juga telah memulai wadah komunitas bagi para seller yang ingin belajar atau mendapat informasi seputar cara berjualan online yang tepat, yaitu Juragan DOKU," beber Herunata.
Para online seller akan mendapat materi bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas bisnis, efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan membangun network dengan sesama online seller.
"Kami menginisiasi Kepo Market untuk memberi wadah bagi pemilik bisnis UMKM agar dapat memasarkan produk lebih luas ke konsumen. Kalau mau buka toko, mahal. Makanya kami fasilitasi dengan bazar yang lebih terjangkau," tambah Michael Putra Bani, Founder Kepo Market.
JANGAN KAGET! Jadi Wali Kota/Bupati Butuh Modal 70 Miliar, Jadi Gubernur Butuh Modal 1,7 Triliun |
![]() |
---|
Universitas Ciputra Surabaya Kukuhkan Guru Besar Bidang Transformasi Keuangan Digital |
![]() |
---|
Rumah Sakit Baru Pemkot Surabaya RSUD Eka Candrarini Diresmikan, Layanan Unggulan Bagi Ibu dan Anak |
![]() |
---|
Pemprov Jatim Distribusikan PLTS ke Sekolah, Ajak Gunakan Green Energy |
![]() |
---|
Kesenjangan dan Lemahnya Inovasi Pendidikan Masih Jadi PR Besar di Jatim, Anggaran 2024 Justru Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.