Berita Malang Hari Ini

Kota Malang Anggarkan Rp 143,9 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi

Pemkot Malang menggelontorkan Rp 143,9 miliar anggaran untuk memulihkan oerekonomian pada 2023.

suryamalang.com/Benni Indo
Kepala BKAD Kota Malang Subkhan. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemkot Malang menggelontorkan Rp 143,9 miliar anggaran untuk memulihkan oerekonomian pada 2023.

Melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dana itu disalurkan untuk pembinaan koperasi sekitar Rp 1,7 miliar, pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak Rp 9,2 miliar, dan bantuan sosial (bansos) sebanyak Rp 22,5 miliar.

Kepala BKAD Kota Malang Subkhan memaparkan anggaran pemulihan ekonomi tersebut meningkat drastis dibanding 2022 lalu yang hanya 117,4 miliar.

Peningkatan paling tinggi di sektor pelatihan pencari kerja. Sebelumnya dianggarkan Rp 1,7 miliar, kemudian tahun ini menjadi Rp 3,1 miliar.

”Tahun 2020 bertahan dari pandemi, tahun 2021 dan 2022 tumbuh, lalu tahun 2023 meningkat,” ujar Subkhan.

Kota Malabg telah melewati masa sulit bertahan dari terpaan pandemi pada 2020. Cukup sulit mempertahankan stabilitas ekonomi pada 2020. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat ekonomi Kota Malang sempat jatuh minus 2,26 persen pada 2020. Tapi setahun kemudian mampu bangkit dengan pertumbuhan mencapai 4,2 persen

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi memaparkan, penguatan perekonomian dilakukan dengan banyak cara. Misalnya, memberikan pelatihan kepada UMKM agar bisa naik kelas.

Selain menyasar UMKM, ekonomi kreatif juga dipikirkan untuk memperkuat perekonomian di Kota Malang. Dari 17 sub sektor Ekraf, semuanya sudah terwadahi di gedung Malang Creative Center (MCC). Pemkot Malang juga gencar mendatangkan investor agar menanamkan modalnya.

"Misalnya melalui tata ruang. Hal ini memiliki pengaruh besar terhadap minat investasi di Kota Malang," katanya.

Diah berpendapat, banyak UMKM yang mulai bergerak. Produk UMKM banyak diminati wisatawan. Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan sendiri telah lebih dari 8 juta pada 2022. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved